Akurat

Perkuat Soliditas, PKB Ingin Wujudkan Indonesia yang Lebih Produktif dan Maju

Atikah Umiyani | 7 Juli 2025, 22:53 WIB
Perkuat Soliditas, PKB Ingin Wujudkan Indonesia yang Lebih Produktif dan Maju

AKURAT.CO Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar acara puncak perayaan hari lahir ke-27 bertajuk "Indonesia Patriotik, Indonesia Produktif" di JCC, Jakarta, pada 23 Juli 2025.

Ketua Organizing Committee Harlah PKB, Ahmad Iman Sukri, mengatakan, tema tersebut diangkat sebagai bentuk ajakan untuk memperkuat soliditas bangsa dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga: PKB Kritisi MK Kerap Bikin Norma Baru Tanpa Diskusi dengan DPR dan Pemerintah

"Situasi ekonomi global cukup mengkhawatirkan. Kita butuh soliditas untuk produktif. Bangsa yang produktif adalah bangsa yang bisa memenangkan pertarungan," ujarnya saat konferensi pers di DPP PKB, Jakarta, Senin (7/7/2025).

Meskipun kekompakan di lembaga eksekutif dan legislatif sudah terbentuk, namun Iman menilai bahwa semangat soliditas masih perlu didorong di semua lini dan kelompok.

Baca Juga: PKB Yakin Kepala Daerah Bisa Kembali Dipilih DPRD: Putusan MK Bukan Al-Quran

"Nah, karena itu, rasa-rasa yang sekarang ini kita butuh kekompakan. Karena toh di DPR sudah kompak ya, di kementerian sudah, kabinet juga sudah kompak. Makanya semangat produktivitas itu perlu kita gencot untuk bersatu padu agar Indonesia ini bisa makin maju," jelasnya.

Menurut Iman, saat ini persaingan Indonesia dengan negara-negara ASEAN semakin kencang.

Baca Juga: PSU Harus Adil dan Demokratis, PKB: Kesalahan Tak Boleh Terulang

Oleh karena itu, dia berharap peringatan hari lahir PKB bisa menjadi momentum untuk memperkuat soliditas guna mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan produktif.

"Contoh misalnya kita Vietnam. Kita tekstil lawan kita bukan China lagi, Vietnam sekarang, contoh misalnya. Jadi, mari kita, pemilu sudah usai, mari kita bergandengan tangan untuk menuju Indonesia yang lebih produktif," demikian Iman.

Baca Juga: Gus Jazil Minta Kepala Daerah yang Didukung PKB Tak Kecewakan Rakyat

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK