Akurat

Menag Ingatkan Jemaah Haji: Fokus pada yang Wajib, Jangan Tertinggal Wukuf!

Ahada Ramadhana | 30 Mei 2025, 18:43 WIB
Menag Ingatkan Jemaah Haji: Fokus pada yang Wajib, Jangan Tertinggal Wukuf!

AKURAT.CO Amirul Haj Indonesia Tahun 1446 H/2025 M, Menteri Agama Nasaruddin Umar, tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Kamis (29/5/2025) malam.

Setibanya di Tanah Suci, Menag langsung menyampaikan pesan penting bagi seluruh jemaah haji Indonesia: fokus mempersiapkan diri menyambut puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah.

“Kita selalu wanti-wanti, seluruh jemaah haji kali ini fokusnya kepada pelaksanaan haji. Jangan sampai mengejar sunah tapi gagal mendapatkan yang wajib,” tegas Menag.

Menag menekankan, keberhasilan haji sangat bergantung pada pemahaman rukun dan syarat ibadah serta kesiapan fisik jemaah.

Menurutnya, logistik seperti konsumsi, transportasi, dan akomodasi memang penting, namun pembinaan ibadah adalah kunci sah atau tidaknya haji.

“Boleh jadi makanan, hotel, dan kendaraan sudah siap. Tapi kalau rukunnya tidak dikerjakan, ibadahnya bisa tidak sah. Ini yang harus kita jaga,” ujarnya.

Untuk memperkuat sisi pembinaan, Kementerian Agama melibatkan sekitar 20 ulama dan pakar keagamaan dalam tim mustasyar diny (konsultan ibadah), yang sudah lebih dulu tiba di Arab Saudi.

Mereka bersinergi dengan petugas kloter dan pembimbing KBIH untuk memastikan tidak ada jemaah yang gagal haji karena ketidaktahuan.

Baca Juga: Trent Alexander-Arnold Resmi Pemain Real Madrid! Bakal Debut di Piala Dunia Antar Klub

Menag juga mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunah jika kondisi fisik tidak memungkinkan.

Salah satu contohnya adalah mengejar arbain (shalat berjemaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi).

“Jangan sampai karena mengejar sunah, jemaah kelelahan dan tidak sanggup menjalani wukuf di Arafah. Utamakan yang wajib.”

Para petugas juga diminta untuk aktif membantu jemaah dalam menyusun prioritas ibadah dan memberikan informasi yang tepat sesuai kondisi masing-masing.

Dalam kapasitasnya sebagai Amirul Haj, Menag menegaskan bahwa kehadirannya di Arab Saudi membawa misi penting: memastikan seluruh layanan jemaah berjalan maksimal, baik dari sisi logistik maupun ibadah.

“Kami sudah lakukan briefing internal dengan anggota Amirul Haj. Kami tekankan, pelayanan tidak berhenti di fasilitas. Pemahaman ibadah harus menjadi prioritas.”

Kedatangan Menag disambut oleh Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdulaziz, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Hilman Latief, Konjen RI Jeddah Yusron B. Ambary, serta jajaran PPIH Arab Saudi.

Turut mendampingi Menag, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i selaku Naib Amirul Haj, serta sejumlah tokoh seperti Muhadjir Effendy, Amirsyah Tambunan, Dudung Abdurachman, dan Arifatul Choiri Fauzi.

Menag tak lupa mengajak seluruh jemaah dan petugas untuk mendoakan Indonesia di Tanah Suci.

“Semoga semua jemaah menjadi haji yang makbul dan mabrur, dan para petugas mampu menjalankan amanah dengan baik,” tuturnya.

“Jangan lupa mendoakan bangsa kita, Presiden Prabowo Subianto, serta para pemimpin dan aparat agar senantiasa diberi kekuatan untuk melayani rakyat dan mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa.”

Baca Juga: Kesehatan, Listrik dan Bantuan Tunai Jadi Gebrakan Awal Pasangan Iklas di Morowali

Presiden Prabowo, lanjut Menag, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras semua pihak dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

“Bapak Presiden menyampaikan terima kasih atas sinergi dan pelayanan terbaik dari semua pihak, mulai dari Kemenag, BPH, hingga petugas di lapangan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.