Menag Nasaruddin Umar Nilai PBNU Tidak Berkonflik, Hanya Sedang Panen Pembengkakan Kualitas

AKURAT.CO Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai dinamika yang terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bukanlah konflik organisasi, melainkan bagian dari proses pendewasaan dan peningkatan kualitas internal jam’iyah.
Menurut Nasaruddin, perbedaan pandangan yang mencuat belakangan justru menunjukkan adanya pembengkakan kualitas berpikir dan keberanian bersikap di lingkungan NU sebagai organisasi besar.
“Saya tidak melihat itu sebagai konflik. NU ini organisasi besar. Yang terjadi justru panen pembengkakan kualitas,” ujar Nasaruddin Umar kepada wartawan, Rabu, 24 Desember 2025.
Ia menilai, dinamika internal NU seharusnya dibaca secara proporsional dan tidak disederhanakan sebagai perpecahan. Menurutnya, perbedaan pendapat dalam organisasi besar adalah hal yang wajar dan bahkan sehat, selama tetap berada dalam koridor musyawarah dan aturan organisasi.
Baca Juga: Jawaban Rais Aam Kiai Miftachul Akhyar atas Desakan Islah dengan Gus Yahya
“Kalau tidak ada dinamika, justru patut dipertanyakan. NU itu hidup karena diskursus, karena dialog, karena tradisi musyawarah,” katanya.
Nasaruddin juga mengingatkan bahwa NU memiliki mekanisme penyelesaian persoalan yang matang dan berlapis, mulai dari forum kultural hingga struktur formal organisasi. Karena itu, ia optimistis persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara internal tanpa merusak persatuan.
Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak memperkeruh suasana dengan narasi konflik yang berlebihan. Menurutnya, menjaga ketenangan dan kedewasaan publik NU jauh lebih penting daripada mempertajam perbedaan yang ada.
“Saya yakin para kiai dan pengurus NU sangat dewasa. Semua tahu batas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ujarnya.
Sebelumnya, PBNU tengah menghadapi dinamika internal menyusul perbedaan pandangan terkait kepemimpinan dan tata kelola organisasi. Sejumlah pihak mendorong jalan islah melalui Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo, sementara proses kelembagaan PBNU tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi.
Baca Juga: Tokoh PBNU Tolak Hasil Musyawarah Kubro Lirboyo: Tak Berhak Ambil Keputusan Muktamar
Nasaruddin menegaskan, sebagai warga NU, ia berharap seluruh pihak mengedepankan semangat ukhuwah dan kebijaksanaan para ulama dalam menyikapi perbedaan.
“NU sudah melewati fase-fase yang jauh lebih berat dari ini. Saya yakin NU akan keluar dari dinamika ini dengan kualitas yang justru semakin matang,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









