DPR Minta Pemerintah Siaga Cuaca Ekstrem Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

AKURAT.CO DPR RI menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah dalam menghadapi cuaca ekstrem selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Abdul Hadi, mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem, termasuk bencana tanah longsor, harus diantisipasi dengan langkah-langkah strategis.
“Kepala BMKG telah mengingatkan bahwa Desember 2024 menjadi puncak musim hujan. Fenomena La Niña juga meningkatkan potensi curah hujan hingga 20-40 persen,” ungkap Abdul Hadi dalam pernyataannya, Rabu (11/12/2024).
Ia menegaskan, koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan terkait menjadi kunci dalam menghadapi potensi cuaca buruk, terutama menjelang libur panjang yang diprediksi melibatkan mobilitas hingga 110 juta orang secara nasional.
Baca Juga: Kenali Penyebab Anemia, IDI Lombok Timur Bagikan Informasi Pengobatan
Abdul Hadi mendesak pemerintah untuk memperkuat sistem peringatan dini. Informasi cuaca ekstrem harus disosialisasikan secara efektif kepada masyarakat melalui aplikasi daring, media massa, dan rambu jalan.
"Pemerintah harus memastikan kondisi jalan dalam keadaan baik, menyediakan alat berat di lokasi rawan longsor dan banjir, serta menambah fasilitas di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)," jelasnya.
Sebanyak 550 titik rawan longsor telah teridentifikasi dan memerlukan perhatian serius.
Dia menilai, kerja sama antara Kemenhub, KemenPU, BMKG, Basarnas, dan Korlantas sangat penting untuk memastikan pelaksanaan SOP tanggap bencana.
Ia juga meminta regulasi transportasi diperketat, termasuk menghentikan sementara arus lalu lintas di lokasi rawan kecelakaan selama cuaca buruk guna mengurangi risiko kecelakaan.
Legislator asal Lombok ini menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem selama periode liburan.
"Pemerintah tidak hanya harus siap dengan respons tanggap darurat, tetapi juga proaktif dalam mencegah dampak buruk bencana," pungkas Abdul Hadi.
DPR berharap, upaya kolektif ini dapat memastikan masyarakat dapat menikmati libur Nataru dengan aman, nyaman, dan bebas dari risiko yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 7Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 8Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







