Profil Hamzah Haz, Wakil Presiden ke-9 RI dan Mantan Ketum PPP yang Meninggal Dunia Hari Ini

AKURAT.CO Hamzah Haz merupakan Wakil Presiden RI ke-9 yang baru saja dikabarkan meninggal dunia pada usia 84 tahun.
Arwani Thomafi, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mengumumkan kabar duka, bahwa Hamzah Haz telah meninggal dunia sekitar pukul 09.30 WIB.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Benar, telah wafat Bapak Dr Hamzah Haz, pagi ini jam 09.30 di kediaman Tegalan," kata Arwani.
Mendengar kabar Hamzah Haz yang meninggal dunia, tentu saja langsung menjadi sorotan masyarakat Indonesia mengingat sosoknya di dunia politik.
Baca Juga: Hamzah Haz Meninggal Dunia di Usia ke-84
Jenazah Hamzah Haz direncanakan akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Cisarua, Bogor, pada Rabu siang.
Mengutip berbagai sumber, Rabu (24/7/2024), berikut ini profil hingga riwayat kariernya di politik hingga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI ke-9.
Profil Hamzah Haz
Hamzah Haz lahir pada tanggal 15 Februari 1940 di Ketapang, Kalimantan Barat dan dia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI ke-9 yang mendampingi Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.
Selain itu, Hamzah Haz juga menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari tahun 1998 hingga 2007.
Hamzah Haz menjadi Wakil Ketua DPW Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Barat pada tahun 1971 dan kemudian menjadi Wakil Rakyat NU di tahun yang sama.
Baca Juga: Hamzah Haz Meninggal Dunia di Usia ke-84
Ketika NU bergabung dengan PPP, Hamzah Haz justru menjadi anggota DPR dan menjadi pengurus penting PPP sampai akhirnya menjabat sebagai Ketua Umum.
Pada tahun 1998, Presiden Habibie pernah mengangkat Hamzah Haz menjadi Menteri Negara Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Namun sayangnya, Hamzah Haz memilih untuk mengundurkan diri hanya dalam satu tahun menjabat, karena adanya desakan masyarakat agar pemimpin partai tidak menjabat sebagai menteri.
Usai dari jabatannya tersebut, Hamzah Haz terpilih sebagai Wakil Ketua DPR-RI untuk tahun 1999 hingga 2004.
Setelah beberapa minggu menjadi Wakil Ketua DPR-RI, Presiden Abdurrahman Wahid memintanya untuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Persatuan Nasional.
Sama seperti sebelumnya, Hamzah Haz tidak bertahan lama dengan jabatannya sebagai menteri, karena alasan ingin fokus pada partai.
Ternyata hal tersebut adalah pengunduran diri pertama dalam kabinet Persatuan Nasional setelah Hamzah menjabat selama dua bulan.
Sementara puncak karier politik Hamzah Haz terjadi ketika ia berhasil menjadi Wakil Presiden RI ke-9 menggantikan Megawati Soekarnoputri, yang kemudian naik jabatan menjadi Presiden Republik Indonesia.
Hamzah Haz sendiri juga pernah dicalonkan sebagai calon presiden oleh PPP, bersama dengan Agum Gumelar sebagai calon wakil presiden.
Pada Pemilu 2004, ternyata dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono, yang artinya Hamzah Haz gagal menduduki jabatan sebagai Presiden.
Itulah profil dan rekam jejak karier Hamzah Haz yang baru saja dikabarkan meninggal dunia hari ini, ternyata cukup berpengaruh di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









