Akurat

Profil Try Sutrisno: Perjalanan Karier dan Kiprah Politik Sang Jenderal

Ratu Tiara | 14 Agustus 2025, 14:38 WIB
Profil Try Sutrisno: Perjalanan Karier dan Kiprah Politik Sang Jenderal

AKURAT.CO Try Sutrisno, lahir di Surabaya pada 15 November 1935, adalah seorang jenderal purnawirawan TNI Angkatan Darat yang kemudian berkiprah dalam dunia politik dengan menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia Keenam mendampingi Presiden Soeharto untuk masa jabatan 1993 - 1998. 

Baca Juga: Dijenguk Prabowo, Kabar Try Sutrisno Meninggal Dunia Beneran Hoaks 

Perjalanan Karier Militer 

  • Try Sutrisno memulai karier militernya dengan diterima sebagai taruna di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada tahun 1956 dan lulus pada 1959. 

  • Ia langsung terlibat dalam pengalaman tempur sejak awal termasuk perang melawan pemberontakan PRRI pada 1957 dan operasi pembebasan Irian Barat tahun 1962. 

  • Karier Try Sutrisno semakin menanjak setelah menjadi ajudan Presiden Soeharto pada tahun 1974. 

  • Sejumlah jabatan penting telah diembannya termasuk Kepala Komando Daerah Staf KODAM XVI/Udayana (1978), Panglima Daerah KODAM IV/Sriwijaya (1979), dan Panglima Daerah KODAM V/Jaya (1983).

  • Pada Agustus 1985, menjadi Letnan Jendera dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad). 

  • Tahun 1996, diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). 

  • Try Sutrisno mencapai puncak karier militernya dengan diangkat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pangab) menggantikan Jenderal LB Moerdani pada 1988. Sebagai Panglima ABRI, dia aktif menumpas pemberontakan di berbagai daerah termasuk di Aceh. 

Setelah menapaki tangga karier militer hingga mencapai puncak sebagai Panglima ABRI, Try Sutrisno kemudian melanjutkan kiprahnya di dunia politik dengan terpilih menjadi Wakil Presiden. Dirinya termasuk salah satu Wakil Presiden yang berasal dari militer dengan jabatan sebelumnya adalah Panglima ABRI.

Baca Juga: Pesan Berantai, Mantan Wapres Try Sutrisno Dikabarkan Meninggal Dunia

Kiprah Politik 

  • Try Sutrisno dipilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia pada tahun 1993 dan menjabat sampai tahun 1998. 

  • Penunjukannya sebagai wakil presiden dilakukan oleh Fraksi ABRI melalui Sidang Umum MPR dan sempat menjadi pilihan yang kurang diharapkan Presiden Soeharto yang memiliki calon lain. 

  • Sebagai wakil presiden, dia dikenal sebagai sosok jujur, sederhana, dan berdedikasi tanpa ambisi besar untuk merebut kekuasaan. 

  • Periode jabatannya sebagai wakil presiden terjadi pada masa-masa penuh tantangan politik dan ekonomi terutama di akhir era Orde Baru menjelang Reformasi. 

  • Setelah masa jabatannya, Try Sutrisno tetap aktif dalam memberikan kontribusi kepada bangsa melalui forum Gerakan Nusantara Bangkit Bersatu yang mengkritik kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono khususnya soal Gerakan Aceh Merdeka dan kenaikan harga BBM.

Dengan karier militer yang panjang dan dedikasi tinggi, Try Sutrisno melangkah ke dunia politik sebagai wakil presiden pada era Soeharto, meninggalkan jejak sebagai sosok yang menegakkan semangat kebangsaan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. 

Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R