Akurat

Data BAIS TNI Diduga Diretas, Panglima TNI Perkuat Satuan Siber dan Lakukan Evaluasi

Paskalis Rubedanto | 10 Juli 2024, 17:45 WIB
Data BAIS TNI Diduga Diretas, Panglima TNI Perkuat Satuan Siber dan Lakukan Evaluasi

AKURAT.CO Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, mengungkap sejumlah kiat untuk mengatasi kekhawatiran peretasan data milik TNI. Saat ini TNI sudah memiliki satuan siber yang akan diperkuat mulai dari rekrutmen anggota satuannya.

"Di kita kan ada satuan siber ya, jadi kita memang sedang saya rubah doktrinnya, SOP nya memang harus mulai dari rekrutmennya, personel siber itu dari civiliannya memang harus mempunyai kemampuan IT," kata Agus kepada wartawan usai rapat bersama DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Menurutnya, unit satuan siber itu tidak serta merta bisa seorang tamtama atau perwira bisa masuk. Sebab, dari awal bergabung menjadi prajurit TNI, calon anggota satuan siber itu harus memiliki kemampuan di bidang Information Technology (IT).

Baca Juga: Disorot Usai Pusat Data Nasional Diretas, Ini Profil dan Jejak Karir Kepala BSSN Hinsa Siburian

"Dari masuk lewat rukrutmen khusus, pendidikannya juga khusus, baru nanti kita masukkan ke satuan siber, tidak dari bintara, tamtama ataupun perwira umum, jadi khusus, mungkin kuliah atau SMAnya sudah punya kemampuan IT," bebernya.

Menurutnya, pengamanan siber tentu perlu diatasi dari akarnya, yakni Sumber Daya Manusia (SDM) yang menanganinya. Sehingga, nantinya rekrutmen SDM akan lebih khusus lagi.

Terkait kehawatiran data Badan Intelejen Strategis (BAIS) TNI yang diduga diretas, Agus menegaskan tengah mengevaluasi dugaan tersebut. "Makanya kita lagi evaluasi, evaluasi dr SDM-nya mungkin alat-alatnya juga harus bagus," tandasnya.

Sebelumnya, data BAIS TNI diduga diretas usai akun X (Twitter), @FalconFeedsio, mengunggah sebuah unggahan pada Senin (24/6/2024). Unggahan FalconFeedsio tersebut disertai entitas dari peretas, yakni MoonzHaxor.

"Badan Intelijen Strategis (Indonesia Military Strategic Intelligence Agency) LEAKED!" tulis unggahan tersebut yang disertai foto.

Unggahan itu juga menyebutkan bahwa data Bais TNI dibocorkan MoonzHaxor di situs atau forum jual beli data, BreachForums.

"MoonzHaxor, salah satu anggota terkemuka BreachForums telah mengunggah file dari Badan Intelijen Strategis. Kebocoran tersebut mencakup file sampel dengan data lengkap tersedia untuk dijual," tulis cuitan @FalconFeedsio.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.