Akurat

Akun X Resmi KPU RI Diretas, Muncul Konten Soal Ijazah Palsu dan Judi Online

Yusuf | 21 Mei 2025, 12:02 WIB
Akun X Resmi KPU RI Diretas, Muncul Konten Soal Ijazah Palsu dan Judi Online

AKURAT.CO Akun resmi media sosial X milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sempat diretas. Tak hanya itu, muncul juga konten yang menyinggung soal isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dan judi online.

Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, mengatakan meskipun akun sempat dibajak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, tim internal KPU bergerak cepat dan berhasil mengendalikan situasi.

"Alhamdulillah, masalahnya sudah bisa kami tangani," ujar Betty, Rabu (21/5/2025).

Penanganan insiden peretasan ini ditangani oleh tim dari Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU. Tim tersebut bertanggung jawab langsung dalam proses pemulihan akun, termasuk mengamankan akses dan menghapus konten-konten tidak sah yang sempat dipublikasikan.

Baca Juga: Menguatkan Demokrasi: Bawaslu Usul Putusan Mengikat, KPU Soroti Beban Pemilu Serentak

Untuk saat ini, fokus utama KPU masih berada pada proses pemulihan teknis akun. Penelusuran lebih lanjut mengenai kronologi serta celah keamanan yang dimanfaatkan oleh peretas baru akan dilakukan setelah akun sepenuhnya pulih.

"Sekarang kami prioritaskan dulu untuk menyelesaikan pemulihan akun, nanti setelah itu baru kami dalami lebih lanjut," lanjutnya.

Saat diretas, akun X resmi milik KPU dengan nama pengguna @KPU_ID sempat menampilkan unggahan yang tidak mencerminkan citra lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

Dalam unggahan tersebut, terdapat pernyataan yang menyentuh isu sensitif terkait dugaan pemalsuan ijazah, disampaikan dalam gaya provokatif.

Lebih memprihatinkan lagi, konten tersebut juga menyisipkan promosi yang mengarah ke situs judi daring, lengkap dengan ajakan kepada masyarakat untuk mengikuti aktivitas ilegal tersebut.

Salah satu unggahan kontroversial dari akun tersebut berbunyi, "Kalian jangan meributkan tentang ijazah, saya membenarkan itu dan juga anggota komisioner KPU, daripada kalian meributkan hal yang seperti itu mending kalian bermain di website MA*****,"tulis akun @KPU_ID.

Baca Juga: Jet Pribadi KPU Dilaporkan ke KPK, Pakai Anggaran Negara?

Postingan ini kemudian dihapus setelah kendali akun berhasil direbut kembali oleh pihak KPU. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan digital lembaga negara, khususnya menjelang pelaksanaan pemilu.

Selain merusak kredibilitas institusi, serangan siber seperti ini juga berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap proses pemilu yang bersih dan transparan.

Oleh karena itu, penguatan sistem keamanan digital menjadi hal yang sangat krusial bagi lembaga penyelenggara pemilu untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
S