Akurat

Mentan Lepas Ribuan Mahasiswa Polbangtan, Kawal Program Pertanian

Mukodah | 10 Juni 2024, 17:44 WIB
Mentan Lepas Ribuan Mahasiswa Polbangtan, Kawal Program Pertanian

AKURAT.CO Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, melepas 1.000 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementerian Pertanian untuk ikut terlibat program pertanian modern, serta program perluasan areal tanam (PAT) yang saat ini terus digencarkan.

Menurut Mentan, mahasiswa Polbangtan sangat strategis terutama dalam meningkatkan produksi melalui pemanfaatan teknologi dan mekanisasi.

"Sementara yang kami lepas kurang lebih seribu orang, tapi berikutnya mungkin bisa lima ribu, bisa juga sepuluh ribu. Mereka secara khusus akan diberi tugas untuk menjaga pangan kita melalui optimasi pompa dan mekanisasi," ujar Mentan saat melepas secara simbolis mahasiswa Polbangtan dan PEPI di Bogor, Jawa Barat, Senin (10/6/2024).

Mentan mengatakan, pelibatan mahasiswa merupakan strategi khusus yang akan menjadi contoh pertanian modern di masa mendatang.

Dia juga sangat yakin karena hanya melalui cara ini petani mampu mengambil keuntungan besar serta produksi dalam negeri mengalami peningkatan.

Baca Juga: Mendagri Yakin Target RI Jadi Lumbung Pangan Dunia Terwujud di Tangan Mentan Amran

"Ini strategi sederhana yang sangat menguntungkan anak muda. Kenapa? Kita sudah gunakan teknologi tinggi dan membuat petani milenial merasa terhormat," katanya.

Ke depan, Mentan menargetkan pemerintah akan memperbanyak pembangunan klaster-klaster khusus yang memiliki cara kerja modern dan bisa meningkatkan pendapatan petani secara signifikan.

"Minimal pendapatan untuk satu orang itu setara dengan gaji menteri. Kita sudah hitung kalau semua dikerjakan dengan baik pasti mampu mewujudkannya. Nanti kita alan bangun lebih banyak kluster yang diisi petani sekitar," jelasnya.

Mentan menambahkan, pertanian modern di antaranya harus menggunakan teknologi tinggi dan tidak menggunakan mesin manual.

Misalnya, mengolah tanah dengan traktor, panen menggunakan combine harvester, menanam menggunakan rice transplanter dan memupuk menggunakan drone.

Baca Juga: Panen Jagung dan Singkong Bersama KSAD, Mentan Amran Puji Gerakan Tanam TNI

"Jadi nanti mimpi kita, rencana kita, klaster pertanian modern ini sejajar dengan negara maju. Maksudnya, khusus klaster ini yang lima ribu, sepuluh ribu hektare ini sejajar dengan negara maju, sehingga anak-anak merasa untung, merasa pekerjaan ini bukan pekerjaan yang hina tetapi terhormat," paparnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK