Akurat

Mentan Gandeng Himpuni Guna Wujudkan Swasembada Pangan

Mukodah | 29 Mei 2024, 10:40 WIB
Mentan Gandeng Himpuni Guna Wujudkan Swasembada Pangan

AKURAT.CO Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengajak para alumni perguruan tinggi negeri Se-Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) untuk turut berperan serta dalam mewujudkan swasembada pangan.

Kontribusi nyata yang diharapkan adalah meningkatkan produksi hingga dapat mendorong ekspor hasil pertanian yang lebih pesat.

Mentan menyebutkan Himpuni terdiri dari putra putri terbaik bangsa yang berkiprah di berbagai lembaga, baik pemerintahan, akademi pendidikan hingga swasta.

Tentunya dapat melakukan kegiatan pendampingan hingga penerapan teknologi pertanian yang lebih maju.

Baca Juga: Mentan Ingatkan Distributor dan Pengecer Pupuk: Jangan Persulit Urusan Pangan

"Ini merupakan kekuatan luar biasa. Dengan keterlibatan Himpuni, saya yakin swasembada akan terjadi dalam waktu dekat," kata Mentan saat memberikan sambutan dalam Silaturahmi Himpuni dengan Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (28/5/2024) malam.

Menurutnya, Himpuni dapat mengambil peran besar dalam mendorong transformasi pertanian dari pola tradisional menuju modern.

Mentan pun menceritakan tentang Institut Pertanian Bogor (IPB) yang berhasil menemukan varietas padi unggul yang dinamai IPB 9G amfibi yang dapat ditanam di lahan kering maupun sawah.

Varietas ini, lanjutnya, memiliki produktivitas antara 9 hingga 11 ton per hektare.

Maka Mentan pun berharap perguruan tinggi lainnya bisa mengeluarkan inovasi-inovasi yang dapat mendongkrak produksi nasional.

"Saya dengar ITB membuat banyak alsintan (alat dan mesin pertanian). Begitu pun UI dan perguruan tinggi lainnya memberikan inovasi-inovasi lainnya yang bisa turut meningkatkan produksi pangan nasional," jelas Mentan.

Lebih lanjut, Mentan menegaskan pemerintah akan mengembangkan sejumlah klaster berskala belasan hingga puluhan ribu hektare dengan menerapkan teknologi modern.

Salah satunya mekanisasi pertanian seperti yang dilakukan di negara-negara maju.

"Kita akan gunakan teknologi dan alsintan modern yang sejajar dengan negara-negara maju. Himpuni kami harapkan bisa turut berperan," katanya.

Baca Juga: Mentan Serahkan Bantuan Pertanian Rp410 Miliar untuk Warga Terdampak Bencana di Sulsel

Mentan menyampaikan ke depannya pembangunan sektor pertanian harus dapat mempererat kerja sama antara pemerintah, akademisi dan industri sesuai dengan konsep triple helix.

Konsep kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam pembuatan inovasi.

"Dalam tiga atau empat minggu ke depan, kami akan bertemu lagi dengan Himpuni untuk membahas tentang kolaborasi yang akan kita lakukan antara Kementan dan Himpuni," ujarnya.

Bersamaan, Koordinator Presidium Himpuni, Sutopo Kristanto, menyambut baik ajakan Mentan tersebut.

Menurutnya, Himpuni harus turut memastikan terwujudnya Indonesia Emas 2045, termasuk dalam swasembada pangan.

"Kita memiliki tanggung jawab dalam rangka swasembada pangan. Kami sangat memahami itu," katanya.

Sutopo pun menyebut Amran sebagai Menteri Pertanian saat ini memiliki peran sebagai panglima swasembada pangan.

Ia memastikan Himpuni akan mendukung penuh Kementan.

"Himpuni memiliki sumber daya manusia dalam mendukung Indonesia dalam wujudkan kembali swasembada pangan," jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK