Pendukung AMIN Terlibat Bentrok di MK, Lempar Botol Air Mineral hingga Batu
Citra Puspitaningrum | 27 Maret 2024, 12:54 WIB

AKURAT.CO Massa aksi menolak pemilu curang berkumpul di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Medan Merdeka Barat pada Rabu (27/3/2024).
Kelompok pendukung calon presiden dan calon wakil presiden Anies-Muhaimin (AMIN) berbondong-bondong datang untuk melakukan aksi demonstrasi.
Pantauan di lokasi massa pendukung Anies-Muhaimin tertahan di depan gedung Sapta Pesona sekitar patung kuda Arjuna Wihawa, Jalan Medan Merdeka Barat.
Kedatangan massa aksi untuk mendekat ke gedung MK tempat sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden dihentikan aparat kepolisian.
Petugas lebih dulu memasang barikade beton dan kawat berduri di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat atau ke arah gedung MK. Alhasil, massa aksi tidak bisa mendekat dan hanya dapat melakukan orasi di patung kuda Arjuna Wiwaha.
Tak lama berselang data gerombolan massa aksi lainnya yang pro dengan hasil pemilu. Ketika massa aksi ini mendekat ke arah kelompok pendukung Anies-Muhaimin botol air mineral hingga batu melayang di atas kepala.
Jalan Medan Merdeka Barat berubah menjadi tempat saling lempar botol air mineral dan batu. Melihat kericuhan itu personel polisi yang berjaga sekitar gedung MK langsung bergerak melerai perseteruan tersebut.
"Batalkan pemilu curang diskualifikasi 02," tulis spanduk yang dibawa massa aksi pendukung Anies-Muhaimin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










