Jutaan Suara Pekerja Migran Berpontensi Diselewengkan pada Pemilu 2024

AKURAT.CO - Belum ada koreksi Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN) Pemilu 2024 setelah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 2 Juli 2023 membuat pengamat khawatir.
Direktur Eksekutif Migrant Watch Aznil Tan menyatakan bahwa DPTLN berjumlah 1.750.474 orang sebagai bentuk buruknya pendataan KPU pada Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Data dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tercatat sebanyak 4,6 juta sedangkan data Bank Indonesia (BI) sebanyak 3,44 juta orang.
"Sangat ngaco DPT luar negeri berjumlah 1,75 juta orang. Sedangkan data dari BI saja 3,44 juta orang, apalagi data dari BP2MI 4,6 juta orang PMI legal. Pendataan KPU asal jadi dan bukti buruknya kinerja mereka," kata Azil Tan dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Sabtu (18/11/2023).
Baca Juga: Cegah Pelanggaran Netralitas pada Pemilu 2024, KASN Luncurkan Slogan ASN Pilih Netral
Lebih lanjut Aznil Tan mengatakan jutaan PMI di berbagai negara berpontensi kehilangan hak suara pada Pemilu 2024.
"Jutaan orang Pekerja Migran Indonesia yang dilindungi hak konstitusinya untuk memilih akan kehilangan hak suaranya pada Pemilu 2024. Kekacauan pada hari "H" akan terulang kembali di berbagai negara ketika PMI ingin memilih tapi namanya tidak ada dalam DPTLN," tegasnya.
Selain itu, ia menyampaikan ketidakakuratan DPTLN pada PMI berpotensi akan dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan. Data PMI yang tidak ada dalam DPTLN tetapi datanya ada di DPT daerahnya masing-masing akan bisa digunakan untuk pengelembungan suara oleh kelompok tertentu.
Baca Juga: Hasil Survei Terbaru Pemilu 2024: TNI dan Polisi Dipercaya Netral, KPU dan Aparatur Daerah Tidak
"Saya mencurigai ada modus kotor untuk memanfaatkan suara PMI yang sedang bekerja di luar negeri. Nama mereka tidak ada di DPT Luar Negeri, tetapi nama mereka ada di dalam DPT daerahnya, suara mereka bisa diselewengkan untuk pengelembungan suara pada caleg dan atau pasangan capres-cawapres tertentu. Ini harus dicross check kembali," jelasnya lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







