Kemenkes Klaim Sukses Vaksinasi Tahap Pertama, Bersiap Memulai Tahap Dua

AKURAT.CO, Kementerian Kesehatan mengklaim telah sukses menjalankan program vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan (nakes). Vaksinasi yang telah dimulai pada 14 Februari lalu itu telah diberikan kepada 1.08 juta nakes di seluruh Indonesia.
Pelaksana tugas (Plt) Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menuturkan, Kementerian Kesehatan bersiap menjalankan vaksinasi lanjutan untuk petugas pelayanan publik.
"Kami juga sudah melaksanakan vaksinasi bagi nakes yang sudah berusia 60 tahun ke atas," kata Maxi di kantor Kemenkes, Senin (15/2/2021).
Capaian itu, kata dia, bukan hanya sesuai harapan mereka. Namun juga terbuktii bahwa vaksinasi aman bagi penerimanya. Itu artinya, vaksinasi jauh lebih besar manfaatnya untuk menciptakan kekebalan dari paparan virus.
"Bukan hanya jumlah nakes yang sesuai harapan, namun dari sisi keamanan terbukti bahwa memang vaksinasi lebih besar manfaatnya ketimbang resikonya. Dapat kita lihat bahwa hingga saat ini hampir tidak ada efek samping yang serius atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI)," ujarnya.
Dia juga mengklaim bahwa target vaksinasi bagi nakes itu lebih cepat dari target mereka. Dengan begitu, efek lanjutannya adalah kecepatan mereka membentuk kekebalan kelompok seperti yang diharapkan. Atas dasar itu, pemerintah juga mempercepat program vaksinasi bagi petugas layanan publik lainnya.
"Maka pemerintah akan memulai vaksinasi tahap dua ini yang diberikan kepada petugaa layanan publik serta kelompok usia lanjut 60 tahun ke atas," katanya.
Sebelumnya, kata dia, pemerintah hanya memprioritaskan petugas pelayanan publik di tahapan vaksinasi kedua ini. Namun, mereka melihat bahwa kelompok masyarakat Lansia sangat perlu diprioritaskan. "Melihat kondisi mrk yg rentan terpapar Covid-19 dan angka kematiannya cukup tinggi," ujarnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





