Akurat

Trump Siapkan Kandidat Baru The Fed, Powell Diminta Tak Bertahan di Dewan

Demi Ermansyah | 16 Juli 2025, 12:30 WIB
Trump Siapkan Kandidat Baru The Fed, Powell Diminta Tak Bertahan di Dewan

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mulai menyusun langkah strategis untuk merombak kepemimpinan Federal Reserve (The Fed) menjelang berakhirnya masa jabatan Jerome Powell sebagai gubernur pada Mei 2026.

Salah satu langkah yang disorot adalah seruan dari Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, agar Powell juga mundur sebagai anggota dewan The Fed.

Pernyataan Bessent mencerminkan kekhawatiran pemerintahan Trump atas potensi pengaruh Powell terhadap arah kebijakan moneter meskipun ia tak lagi menjabat sebagai gubernur.

“Pasar bisa dibuat bingung jika mantan gubernur tetap duduk di dewan dan ikut mempengaruhi arah kebijakan,” ujar Bessent dikutip dari laman Bloomberg, Selasa (15/7/2025).

Baca Juga: Trump Tegaskan Belum Ada Kepikiran Pecat Jerome Powell

Powell dijadwalkan mengakhiri masa jabatan gubernur pada Mei 2026, namun masa jabatannya sebagai anggota dewan baru akan berakhir pada Januari 2028. Dengan tetap berada di struktur The Fed, Powell berpeluang memengaruhi kebijakan walau tidak lagi menjadi tokoh utama.

Dalam konteks politik dan ekonomi yang dinamis, Trump disebut tengah menggodok sejumlah nama untuk menggantikan Powell.

Bessent menegaskan bahwa proses formal sedang berlangsung, melibatkan kandidat dari dalam dan luar Federal Reserve.

Ketika ditanya apakah dirinya termasuk kandidat, Bessent mengelak namun mengaku terlibat dalam proses penentuan.

“Saya bagian dari proses pengambilan keputusan. Tapi ini sepenuhnya wewenang Presiden,” tuturnya.

Baca Juga: Pernyataan Jerome Powell Picu Volatilitas Pasar Kripto

Langkah Trump ini dinilai sebagai bagian dari strategi untuk mengarahkan kebijakan The Fed agar lebih selaras dengan agenda ekonomi pemerintahannya. Ketegangan antara Gedung Putih dan The Fed bukan hal baru, terutama ketika kebijakan suku bunga dianggap menghambat pertumbuhan ekonomi.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.