Akurat Logo

Trump Tegaskan Belum Ada Kepikiran Pecat Jerome Powell

Demi Ermansyah | 23 April 2025, 13:25 WIB
Trump Tegaskan Belum Ada Kepikiran Pecat Jerome Powell

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akhirnya menepis spekulasi yang beredar luas mengenai niatnya memecat Gubernur Bank Sentral AS (The Federal Reserve), Jerome Powell.

Dikutip dari laman Reuters, Trump menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mempertimbangkan untuk memecat Powell, meskipun merasa frustrasi terhadap sikap The Fed yang dinilai terlalu lamban memangkas suku bunga.

“Media sering membesar-besarkan. Tidak, saya tidak berniat memecatnya. Saya hanya ingin melihat dia sedikit lebih aktif dalam hal idenya untuk menurunkan suku bunga,” tegas Trump.

Baca Juga: Trump Mulai Melunak ke China, Sinyal Baru Perang Dagang Mereda?

Pernyataan tersebut muncul, pasca serangkaian komentar pedas dan unggahan media sosial Trump yang kerap menyasar Powell dan kebijakan suku bunga The Fed.

Bahkan, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, sebelumnya mengatakan bahwa Trump sempat mempelajari kemungkinan untuk memberhentikan Powell dari jabatannya.

Meski demikian, Trump kini memilih meredam tensi. Namun, kritiknya tetap mengalir. Ia menyebut bahwa Bank Sentral seharusnya mengambil langkah lebih cepat, terutama jika melihat langkah agresif yang telah diambil Bank Sentral Eropa, yang pekan lalu menurunkan suku bunga acuannya menjadi 2,25%.

“Kami pikir ini adalah waktu yang tepat untuk menurunkan suku bunga, dan kami ingin melihat ketua kami bertindak lebih awal atau tepat waktu, bukan terlambat," kata Trump.

Ketegangan antara Gedung Putih dan The Fed bukanlah hal baru. Namun, spekulasi mengenai pemecatan Powell telah mengguncang pasar dalam beberapa pekan terakhir, meningkatkan kekhawatiran tentang independensi bank sentral.

Baca Juga: Ketua Komisi IV Soroti Minimnya Anggaran KKP di Tengah Tarif Trump

Pasar keuangan sempat mengalami gejolak akibat komentar-komentar Trump. Namun pada Selasa, situasi mulai stabil. Imbal hasil obligasi 10 tahun nyaris tidak berubah, sementara obligasi dua tahun justru menguat, naik menjadi 3,82%.

Sejumlah analis menyatakan bahwa meskipun Trump telah menegaskan tidak akan memecat Powell, tekanan politik terhadap The Fed sangat terasa.

“Ini bukan hanya tentang suku bunga, ini soal siapa yang memegang kendali atas arah kebijakan ekonomi negara,” ujar ekonom senior dari Brookings Institution, Diana Sway,

Di tengah tekanan fiskal dan ketidakpastian global, pernyataan Trump menjadi sinyal penting bahwa meskipun Trump memilih untuk tidak mengganti Powell, dirinya akan terus menuntut agar The Fed bergerak lebih cepat demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang diincarnya menjelang pemilu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.