Akurat

Retaliasi Dagang UE terhadap AS Picu Ketidakpastian Ekonomi Global

Demi Ermansyah | 25 Juni 2025, 10:55 WIB
Retaliasi Dagang UE terhadap AS Picu Ketidakpastian Ekonomi Global

AKURAT.CO Rencana Uni Eropa (UE) untuk menerapkan tarif balasan atas kebijakan perdagangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka babak baru dalam tensi dagang lintas Atlantik.

Langkah tersebut dipandang sebagai respons atas kebijakan sepihak Washington yang dinilai merugikan blok Eropa secara struktural.

Kepala industri UE, Stephane Sejourne, menyampaikan bahwa retaliasi diperlukan apabila AS tetap memberlakukan tarif dasar 10 persen terhadap ekspor UE.

“Jika AS bersikeras pada kesepakatan asimetris, kita harus menyeimbangkan kembali sektor utama,” ujarnya, dikutip dari laman Bloomberg, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga: Indonesia dan Uni Eropa Perkuat Kemitraan Riset dan Inovasi Lewat Forum Sains dan Teknologi

Ketegangan ini muncul menjelang tenggat waktu 9 Juli, saat tarif AS terhadap ekspor UE berpotensi melonjak hingga 50%.

Komisi Eropa saat ini tengah berpacu waktu untuk mencapai kesepakatan damai yang menguntungkan kedua belah pihak. Namun, sejumlah pejabat Eropa pesimistis terhadap hasil negosiasi.

Langkah balasan yang disiapkan UE mencakup bea masuk atas barang-barang asal AS senilai EUR21 miliar, dengan tambahan daftar retaliasi senilai EUR95 miliar.

Produk yang ditargetkan termasuk pesawat Boeing, produk pertanian, hingga barang industri yang berasal dari negara-negara bagian penting secara politik di AS.

Para analis memperingatkan, ketegangan ini berpotensi memperburuk iklim investasi global.

Baca Juga: Genjot Investasi Uni Eropa, BKPM Sediakan EU Desk

“Ketika dua blok ekonomi besar saling bersitegang, pasar global akan merespons dengan volatilitas tinggi,” ucap ekonom senior EU Trade Watch, Lukas Doretti.

UE menegaskan bahwa segala langkah pembalasan akan ditempuh melalui koordinasi dan tetap mengacu pada hukum internasional.

Namun, jika tensi meningkat dan gencatan senjata gagal diperpanjang, risiko resesi teknikal di sejumlah sektor strategis seperti otomotif dan penerbangan kian nyata.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.