Akurat

BI: Aliran Modal Asing Terus Positif Meski Ada Penurunan di Pasar Saham

Demi Ermansyah | 3 Mei 2025, 16:05 WIB
BI: Aliran Modal Asing Terus Positif Meski Ada Penurunan di Pasar Saham

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) melaporkan aliran modal asing yang masuk bersih ke pasar keuangan domestik pada pekan kelima bulan April 2025 mencapai Rp4,15 triliun.

Angka tersebut menunjukkan besarnya minat investor asing terhadap pasar Indonesia, meskipun ada sedikit penurunan pada pasar saham.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa modal asing masuk bersih tersebut terbagi antara pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), masing-masing sebesar Rp0,22 triliun dan Rp3,95 triliun.

Baca Juga: Stabilkan Rupiah dan Kendalikan Inflasi, Bank Indonesia Tahan BI Rate di 5,75%

"Namun, meskipun ada aliran modal asing yang masuk, sektor pasar saham mengalami penurunan sebesar Rp0,01 triliun," ucapnya di Jakarta, Sabtu (3/5/2025)

Sejak awal tahun 2025, lanjut Ramdan, pasar SBN tercatat menerima modal asing masuk bersih sebesar Rp23,01 triliun, yang menggambarkan optimisme terhadap instrumen keuangan Indonesia.

"Sementara itu, sektor pasar saham dan SRBI mengalami penurunan modal asing, masing-masing sebesar Rp49,56 triliun dan Rp12,05 triliun. Angka-angka ini memberikan gambaran tentang aliran modal asing yang selektif, namun tetap menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik di kawasan Asia Tenggara," paparnya.

Namun demikian, risiko yang harus diperhatikan adalah kenaikan premi risiko investasi Indonesia yang tercatat pada level 97,18 basis point (bps) per 1 Mei 2025, lebih tinggi dibandingkan dengan level sebelumnya yang berada di 93,98 bps. Indikator ini menunjukkan adanya kecenderungan investor yang lebih berhati-hati terhadap risiko yang ada.

Baca Juga: Jelaskan Salah Satu Kebijakan Bank Indonesia Mengenai Sistem Pembayaran! Cek Jawaban Lengkapnya Sekarang

"Secara keseluruhan, meskipun ada penurunan di sektor saham dan peningkatan premi risiko, aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia tetap mencerminkan optimisme terhadap stabilitas dan prospek ekonomi negara ini di tengah ketidakpastian global," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.