Satu Data Kemiskinan Perlu Sentralisasi dan Akurasi Tinggi

AKURAT.CO Kabinet Merah Putih (KMP) Prabowo-Gibran menjanjikan satu data kemiskinan untuk acuan program bantuan sosial atau bansos berikutnya. Presiden dan Wapres bahkan ingin satu data kemiskinan bisa siap digunakan dalam 100 hari ke depan.
Menanggapi rencana tersebut, Vice President PT Infovesta Utama, Wawan Hendrayana menilai penyusunan data kemiskinan yang akurat dan terpusat menjadi langkah krusial dalam mendukung program bantuan sosial (bansos) pemerintah.
Data kemiskinan menjadi salah satu acuan utama bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan, sehingga penting untuk meningkatkan akurasi dan integrasinya di berbagai instansi.
Wawan menyoroti bahwa data kemiskinan saat ini tersebar di berbagai kementerian dan instansi, sehingga masih rentan terhadap risiko data ganda dan ketidakakuratan. Dalam kondisi ini, proses penyusunan data terpusat dan diperbarui secara berkala menjadi penting.
Wawan juga menilai untukmeningkatkan pertumbuhan ekonomi, program Prabowo mendorong peningkatan konsumsi masyarakat melalui bansos yang optimal. Bansos yang tepat sasaran, khususnya pada periode awal pemerintahan, akan berdampak positif pada daya beli masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







