Palestina Pepet BRICS Usai Kunjungan ke KTT

AKURAT.CO Palestina mengumumkan rencananya untuk secara resmi mengajukan permohonan bergabung dengan BRICS, setelah pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas awal bulan ini.
Seperti diketahui, Abbas sebelumnya diundang untuk hadir dalam KTT BRICS 2024.
"Kami menerima undangan dari Presiden Putin untuk Presiden Abbas, dan beliau diundang untuk berpartisipasi dalam KTT BRICS," ujar Duta Besar Otoritas Palestina untuk Rusia, Abdel Hafeez Nofal, kepada media setempat dikutip pada Kamis (29/8/2024).
Baca Juga: Malaysia dan Thailand Pepet BRICS, RI Ikut?
“Yang paling penting adalah perwakilan Palestina akan berpartisipasi dalam acara ini," lanjutnya dalam wawancara dengan WatcherGuru.
Keputusan Palestina ini mencerminkan tren terbaru dalam ekspansi aliansi ekonomi global, di mana sejumlah negara menunjukkan minat untuk bergabung dengan BRICS. Blok ini baru saja menyambut empat anggota baru pada tahun 2023, yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Iran, Mesir, dan Ethiopia.
"Setelah partisipasi pertama kami dalam KTT BRICS, kami akan mengirimkan permintaan untuk bergabung dengan asosiasi ini," kata Nofal.
Dalam dua tahun terakhir, BRICS telah memperluas keanggotaannya untuk pertama kalinya sejak 2001 dan terus berdiskusi tentang kemungkinan ekspansi lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










