Evaluasi Kebijakan Parkir DHE SDA, Menko Airlangga: Cukup Baik Utamanya Ekstraktif Industri

AKURAT.CO Pemerintah mengevaluasi kepatuhan eksportir dalam menyimpan devisa hasil ekspor di dalam negeri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa tingkat kepatuhan cukup baik, terutama di sektor ekstraktif industri, tanpa memberikan rincian.
Evaluasi ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi domestik dengan mengoptimalkan peran sektor ekspor.
Baca Juga: Susiwijono: Pemerintah Siapkan Insentif Parkir DHE Di Dalam Negeri
"(Apakah sudah diatas 95%?) nanti akan dilakukan evaluasi di Bank Indonesia (BI), nanti kita lihat," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (22/4/2024).
"Kepatuhan sudah cukup baik utamanya ekstraktif industri, memang ada beberapa yang minta beberapa kebijakan tertentu, namun kita masih lihat," imbuhnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengimbau kepada para eksportir untuk tetap maksimal menempatkan DHE SDA di dalam negeri.
Ia menyebut, dengan memperkuat pasokan cadangan devisa (cadev) di dalam negeri, maka Rupiah bisa lebih kuat dalam menghadapi tekanan di pasar keuangan global saat ini.
"Ini sekaligus kita imbau untuk seluruh DHE dari ekspor dari para eksportir bahwa pulang ke Indonesia yang memang sudah sesuai dengan aturan ditaruh di dalam negeri itu untuk periode waktu tertentu," ujar Suahasil belum lama ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










