Konsumsi Masyarakat Melonjak di Ramadan, Ini Sektor Paling Moncer

AKURAT.CO Perayaan Ramadan dan Lebaran tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
Pengamat ekonomi digital dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eisha Maghfiruha Rachbini mengatakan selama periode ini, terjadi peningkatan pengeluaran masyarakat yang mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan tersebut.
Sektor-sektor seperti transportasi, jasa makanan dan minuman, serta sektor UMKM mengalami peningkatan aktivitas yang signifikan selama bulan puasa dan Lebaran.
Baca Juga: BI Rate Ditahan, Ekonom Indef: Untuk Stabilisasi Rupiah
"Kita bisa melihat bahwa selama Ramadan dan Lebaran, pengeluaran masyarakat cenderung meningkat, mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan tersebut," kata Eisha Maghfiruha Rachbini dalam acara Diskusi Publik 'Dinamika Lebaran dan Arah Ekonomi Prabowo-Gibran' secara daring, Selasa (26/3/2024).
Menurutnya Eisha juga menyoroti prediksi pemerintah tentang jumlah pemudik yang mencapai sekitar 193 juta orang, yang diharapkan akan menciptakan perputaran ekonomi yang lebih besar.
Namun, dia juga menunjukkan bahwa ada tantangan, seperti kenaikan harga komoditas dan bahan baku, yang dapat mempengaruhi margin keuntungan UMKM.
Meskipun demikian, potensi peningkatan penjualan dan pertumbuhan UMKM selama Ramadan dan Lebaran tetap tinggi, dengan aktivitas belanja dan mobilitas masyarakat yang meningkat selama periode ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










