Bagaimana Cara Menolak Ajakan Tanpa Bikin Sungkan? Simak Tipsnya

AKURAT.CO Banyak orang terjebak dalam dilema ketika harus berkata "tidak."
Ada ketakutan bahwa penolakan tersebut akan dianggap sebagai bentuk permusuhan, rasa tidak setia kawan, atau bahkan merusak citra diri di mata orang lain.
Fenomena ini sering kali berujung pada perilaku people pleasing, di mana kita mengiyakan semua ajakan meski energi dan waktu kita sebenarnya sudah habis.
Padahal, memiliki batasan pribadi (personal boundaries) adalah tanda kesehatan mental yang baik.
Kuncinya bukan pada kerasnya penolakan, melainkan pada kematangan cara kita menyampaikannya agar tidak timbul rasa canggung atau "tidak enak hati" di kedua belah pihak.
Baca Juga: 4 Cara Menolak Ajakan Nongkrong, Enggak Bikin Kecewa
Memahami Psikologi di Balik Rasa Sungkan
Rasa sungkan muncul karena adanya kebutuhan dasar manusia untuk diterima dalam kelompok (belongingness).
Kita sering merasa bahwa menolak ajakan berarti menolak orangnya, padahal yang kita tolak hanyalah kegiatannya di waktu tersebut.
Secara psikologis, memberikan alasan yang terlalu panjang dan bertele-tele justru sering kali membuat kita terlihat tidak tulus atau sedang mencari-cari alasan.
Komunikasi yang efektif justru adalah yang singkat, padat, dan jujur tanpa harus mengorbankan privasi Anda.
Baca Juga: Menolak Ajakan Kencan, Penari Striptease Dipukuli Pengunjung Club
Strategi Menolak Berdasarkan Situasi dan Teknik Komunikasi
Berikut adalah beberapa cara praktis dan teknik komunikasi yang bisa Anda gunakan agar penolakan terasa lebih elegan:
1. Metode "Sandwich" (Apresiasi - Penolakan - Harapan)
Ini adalah teknik paling populer untuk melembutkan pesan negatif.
• Apresiasi: "Terima kasih banyak ya sudah ingat aku dan ajak ke acara itu."
• Penolakan: "Tapi maaf banget, untuk kali ini aku belum bisa bergabung karena ada agenda lain."
• Harapan: "Semoga acaranya seru ya! Kabari lagi kalau ada acara selanjutnya."
2. Menolak dengan Memberikan Alternatif (The Counter-Offer)
Jika Anda sebenarnya ingin ikut namun terkendala waktu, tawarkanlah alternatif. Ini menunjukkan bahwa niat Anda untuk berteman tetap ada.
Contoh: "Kalau hari Sabtu ini aku sudah ada janji, gimana kalau kita geser ke hari Minggu sore atau minggu depan saja?"
3. Gunakan Kata "Prioritas" Daripada "Sibuk"
Kata "sibuk" terkadang terkesan sombong atau meremehkan lawan bicara. Menggunakan kata "prioritas" terdengar lebih profesional dan dewasa.
Contoh: "Aku lagi fokus menyelesaikan beberapa prioritas di rumah minggu ini, jadi belum bisa keluar dulu ya."
Dampak Positif Berani Menolak Ajakan
Ketika Anda berani berkata tidak pada hal-hal yang tidak Anda inginkan, Anda sebenarnya sedang memberikan ruang bagi diri sendiri untuk melakukan hal yang benar-benar penting.
Hal ini akan meningkatkan kualitas pertemuan Anda di masa depan; Anda akan hadir karena memang ingin, bukan karena terpaksa.
Hubungan yang didasari kejujuran jauh lebih awet daripada hubungan yang dipenuhi rasa keterpaksaan.
Bagaimana cara menolak ajakan tanpa bikin sungkan adalah tentang keberanian untuk menetapkan batasan dengan cara yang penuh empati.
Dengan penyampaian yang tepat, Anda tidak hanya menyelamatkan waktu Anda, tetapi juga membangun hubungan yang lebih sehat dan transparan dengan orang-orang di sekitar Anda.
Nasywa Mutiara Pratista (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









