Akurat

10 Alasan Orang Sulit Berhenti Berselingkuh, Nomor 2 Paling Banyak Dialami!

Eko Krisyanto | 27 September 2025, 00:00 WIB
10 Alasan Orang Sulit Berhenti Berselingkuh, Nomor 2 Paling Banyak Dialami!

AKURAT.CO Perselingkuhan dalam hubungan sering meninggalkan luka mendalam, terutama jika terjadi berulang kali. Kepercayaan yang hancur dan rantai pengkhianatan membuat ikatan sulit diperbaiki.

Menurut para ahli psikologi, perilaku ini kompleks dan dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari biologis hingga lingkungan.

Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa kecenderungan berselingkuh bisa dipengaruhi faktor genetik, meski faktor ini bukan satu-satunya penyebab.

Berikut 10 alasan mengapa seseorang sulit berhenti berselingkuh:

Baca Juga: 959 Tersangka Kerusuhan Agustus

  1. Selalu Merasa Kurang – Kebutuhan emosional yang tak terpenuhi membuat sebagian orang mencari pengisi kekosongan di luar hubungan utama.

  2. Masalah Jarak – Hubungan jarak jauh menimbulkan kesepian, sehingga orang mencari kehadiran orang lain.

  3. Ketergantungan Emosional – Ikatan emosional dengan pihak ketiga membuat sulit melepaskan perselingkuhan.

  4. Harga Diri Rendah – Selingkuh memberi rasa dihargai dan diinginkan, meski hanya sementara.

  5. Kurangnya Keterampilan Komunikasi – Ketidakmampuan menyelesaikan konflik mendorong pelarian ke hubungan terlarang.

  6. Keterikatan Finansial atau Sosial – Faktor ekonomi, status sosial, atau kenyamanan hidup membuat hubungan terlarang sulit dihentikan.

  7. Kurangnya Kesadaran Diri – Banyak pelaku tidak menyadari dampak negatif perselingkuhan pada diri dan pasangan.

  8. Masalah Psikologis dan Emosional – Depresi, kecemasan, atau sifat narsistik dapat memicu perilaku selingkuh sebagai pelarian dari tekanan batin.

  9. Takut Kehilangan “Bahagia Sementara” – Sensasi euforia sesaat dari hubungan terlarang membuat pelaku sulit melepaskan.

  10. Kebiasaan Lama – Pola perselingkuhan yang sudah terbentuk lama membuat perilaku ini terasa normal dan sulit diubah.

Perselingkuhan bukan hanya soal ketidaksetiaan, tetapi juga soal psikologi, kebutuhan, dan kebiasaan.

Baca Juga: Cara Edit Foto Romantis dengan Pasangan Pakai Gemini AI, Hanya 5 Langkah!

Memahami akar penyebabnya menjadi langkah pertama untuk memutus siklus pengkhianatan dan membangun kembali kepercayaan dalam hubungan.

Laporan: Nadia Nur Anggraini/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.