Akurat

Belajar Mencintai Diri Sendiri Lewat Pendewasaan dan Bangkit dari Masa Sulit

Eko Krisyanto | 16 Juni 2025, 17:01 WIB
Belajar Mencintai Diri Sendiri Lewat Pendewasaan dan Bangkit dari Masa Sulit

AKURAT.CO Mencintai diri sendiri bukanlah bentuk egoisme, melainkan pondasi utama untuk kesehatan mental.

Tanpa self‑love, kita rentan terpuruk saat tekanan hidup datang. Proses ini membutuhkan pendewasaan diri, yakni kemampuan memahami dan mengelola emosi serta keberanian untuk memulai kembali setelah jatuh.

Baca Juga: 50+ Cara Latihan Self Love Untuk Bahasa Cintamu!

Artikel ini menguraikan langkah praktis agar Anda dapat memeluk diri dengan hangat, menguatkan mental, dan membangun kebahagiaan sejati.

1. Menerima Ketidaksempurnaan

Pendewasaan diri dimulai dengan pengakuan bahwa setiap manusia memiliki sisi positif dan negatif.

Buatlah daftar sederhana: dua kelebihan dan dua kekurangan Anda.

Fokuslah memperbaiki satu kelemahan tiap bulan dan hentikan self‑talk negatif. Contoh: ubah kalimat “Aku gagal” menjadi “Aku belajar dari pengalaman ini.”

2. Menetapkan Batas Sehat

Tanpa batas yang jelas, energi pribadi mudah terkuras.

Batas sehat membantu memprioritaskan hal bermakna dan mencegah kelelahan. Mulailah dengan:

  • Mengucap “tidak” pada permintaan yang melelahkan

  • Membatasi screen time untuk mencegah overexposure media sosial

  • Menyisihkan waktu khusus untuk keluarga, pekerjaan, dan hobi

3. Rutinitas Perawatan Diri

Self‑care bukan kemewahan, tetapi kebutuhan dasar. Sisihkan minimal 15 menit setiap hari untuk aktivitas menyegarkan:

  • Olahraga ringan (jalan kaki, stretching)

  • Digital detox selama 30 menit tanpa gadget

  • Hobi kreatif seperti membaca, menulis jurnal, atau berkebun mini

4. Latihan Mindfulness

Mindfulness membantu menenangkan pikiran dan menstabilkan emosi. Praktik sederhana:

  1. Tarik napas dalam selama 4 detik

  2. Tahan 2 detik

  3. Buang perlahan selama 6 detik
    Ulangi lima kali sambil mengamati emosi tanpa menilai: “Saya merasa cemas sekarang,” lalu biarkan emosi itu berlalu.

Baca Juga: PSBB Lagi, Begini Saran Praktisi Mindfulness Adjie Santosoputro Tuk Cegah Stres

5. Menyusun Rencana Bangkit

Bangkit dari masa sulit memerlukan rencana konkret. Tanpa peta, kita mudah tersesat kembali dalam keputusasaan. Terapkan:

  • Aksi kecil harian: Tuliskan satu hal yang Anda syukuri setiap pagi.

  • Target mingguan: Pilih satu keterampilan baru untuk dipelajari.

  • Dukungan sosial: Buka percakapan dengan teman atau bergabung komunitas support.

6. Evaluasi dan Adaptasi

Perjalanan pendewasaan dan kebangkitan bersifat dinamis. Setiap minggu, refleksikan:

  • Apa yang berhasil?

  • Apa yang perlu diperbaiki?
    Jika suatu metode tak efektif, beralihlah ke teknik lain seperti journaling atau meditasi. Dan rayakan setiap kemajuan—sekecil apa pun.

Dengan menerapkan langkah‑langkah di atas, Anda membangun fondasi kuat untuk mencintai diri sendiri dan bangkit dari berbagai tantangan.

Ingat, setiap langkah kecil hari ini membawa Anda lebih dekat kepada kebahagiaan dan keseimbangan hidup. Semoga bermanfaat!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R