Akurat

Mengendalikan Emosi Dengan Mengingat Keutamaan Sabar

Eko Krisyanto | 15 September 2023, 09:44 WIB
Mengendalikan Emosi Dengan Mengingat Keutamaan Sabar

AKURAT.CO Emosi adalah bagian alami dari kehidupan manusia tetapi sering kali pasti menemui situasi yang membuat individu merasa kesulitan dalam mengendalikan emosi negatif seperti marah, frustasi atau cemas.

Dalam momen-momen tersebut, mengingat keutamaan sabar dapat menjadi kunci untuk mengendalikan emosi dan menghadapi tantangan dengan tenang.

Apa Itu Sabar?

Sebelum membahas lebih lanjut, kenali dulu apa itu sabar. Sabar adalah salah stu sifat yang dihargai dalam banyak agama dan filosofi hidup itu sendiri. Ini bukan hanya tentang menahan diri dari tindakan impulsive atau emosi negative, melainkan juga tentang meiliki ketenangan hati dan pikiran saat menghadapi kesulitan atau ujian dalam kehidupan.

Sabar melibatkan penerimaan terhadap kenyataan, kesediaan untuk menghadapi ketidakpastiaan dan kemampuan untuk tetap tenang dalam situasi sulit.

Baca Juga: 5 Cara Menerima Feedback Negatif Tanpa Emosi

Bagaimana Mengendalikan Emosi Negatif?

Ketika dalam emosi yang negatif, kendalikanlah emosi tersebut dengan mengingat keutamaan sabar. Ingat bahwa sifat sabar ini sangat dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya.

Dikutip dari Instagram tvabualhasan, Jumat (15/9/2023), seperti yang Rasulullah SAW sampaikan kepada Asyaj bin Qais, bahwa ada dua sifat yang dicintai oleh Allah SWT dan Rasul-Nya dan juga ingatlah keutamaan menahan amarah yaitu:

"(Yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan" (QS Al-Imran:134)

Ingat dan resapi makna yang terkandung dalam ayat Qur'an tersebut, maka rasa marah itu akan pergi. Atau ketika sedang merasa marah, bagaimana cara menghadapinya? Yaitu dengan membaca kalimat ta’awudz, "A'udzu billahi minas syaythanir rajiim".

Rasulullah SAW sendiri pernah mengatakan, "sesungguhnya aku mengetahui sebuah kalimat jika dibaca maka orang itu akan hilang amarahnya, yaitu ketika dia mengucapkan A’udzu billahi minas syaythanir rajiim, niscaya kemarahan yang dirasakannya akan hilang". (HR Ahmad)

Baca Juga: 10 Cara Menghadapi Pacar Yang Egois Dan Labil, Jangan Gampang Emosi

Keutamaan Sabar

1. Mendapat ridha dari Allah SWT: Dalam agama Islam, Allah menjanjikan kepada orang-orang yang sabar maka mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar. Hal tersebut ada dalam al-Qur;an surat Hud ayat 11, yang artinya:

"Kecuali orang-orang yang bersabar dan mengerjakan kebajikan, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar" (QS Hud: 11)

2. Mendapat kedamaian batin:

Ketika bersabar orang-orang akan terbiasa untuk menerima hidup dengan lapang dada dan penuh rasa syukur, sehingga dapat memperoleh kedamaian batin dan kebahagiaan dalam dirinya.

3. Diberi petunjuk

Allah akan senantiasa mengirimkan kabar gembira bagi hambanya yang dapat bersabar dalam menghadapi cobaan yang Allah berikan.

"Dan kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan, harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata ‘sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali’ mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk" (QS Al-Baqarah: 155-157)

4. Ditinggikan martabatnya

Dalam Al-Qur'an surat QS. Al-Furqan ayat 75 yang artinya:

"Mereka itulah orang yang dibalas dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya" (QS Al-Furqan: 75)

Dari paparan di atas, ketika emosi negatif mulai muncul maka ingatlah keutamaan dabar. Karena dari sana merupakan langkah awal yang penting dalam mengendalikan emosi.

Ketika individu mempraktikkan sabar maka tidak hanya memberi diri sendiri banyak kendali atas emosi tetapi juga aka nada balasan-balasan hebat dari Allah subhanahu wata’ala.

Dengan mengingat keutamaan sabar, semoga dapat membantu menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih bijak dan tenang. (Ami Fatimatuz Zahro) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK