Rayakan Dua Tahun Perjalanan, Aliianz Syariah Luncurkan Nilai Maqasid Syariah
Hefriday | 6 November 2025, 19:33 WIB

AKURAT.CO Memasuki usia dua tahun sebagai entitas mandiri, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) memperkenalkan nilai Maqasid Syariah sebagai kompas baru dalam penerapan prinsip syariah di seluruh lini bisnisnya.
Nilai tersebut dirancang untuk memastikan bahwa setiap produk dan layanan tidak hanya memenuhi ketentuan halal, tetapi juga membawa keberkahan dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Peluncuran nilai Maqasid Syariah ini hadir seiring dengan perkembangan kehidupan modern yang penuh tantangan dan perubahan cepat.
Allianz Syariah melihat perlunya panduan komprehensif dalam penerapan prinsip ta’awun (tolong-menolong) agar asuransi syariah dapat memberikan perlindungan yang menyentuh berbagai sisi kehidupan peserta.
Sebagai bagian dari perayaan hari jadi, perseroan juga meluncurkan sebuah video yang menggambarkan aspek kehidupan manusia dari masa kanak-kanak hingga lanjut usia.
Video tersebut menjadi simbol komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan berkelanjutan yang relevan dengan berbagai fase kehidupan keluarga Indonesia.
Direktur Utama Allianz Syariah, Elmie A. Najas, menegaskan bahwa Maqasid Syariah menjadi pondasi dalam pengembangan layanan perseroan ke depan.
"Penerapan nilai ini tidak hanya berorientasi pada kepatuhan syariat, tetapi juga memastikan tercapainya kemaslahatan finansial, spiritual, dan sosial bagi seluruh peserta," ujarnya di Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Allianz Syariah menerapkan Maqasid Syariah melalui lima pilar utama. Pilar Menjaga Keyakinan memastikan seluruh aktivitas bisnis berjalan sesuai syariat dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.
Pilar Menjaga Jiwa berfokus pada penyediaan perlindungan jiwa dan kesehatan sekaligus peningkatan edukasi mengenai kesehatan fisik dan mental.
Pilar ketiga, Menjaga Akal, menekankan pentingnya literasi keuangan syariah dan solusi finansial terkait kebutuhan pendidikan. Sementara itu, pilar Menjaga Keturunan memberikan arah perlindungan jangka panjang bagi keluarga melalui perencanaan warisan yang baik dan berkelanjutan.
Pilar terakhir, Menjaga Harta, hadir melalui pengelolaan investasi yang amanah dengan fokus pada sektor berkelanjutan yang memberikan dampak sosial positif.
Elmie menambahkan bahwa nilai Maqasid Syariah tidak hanya menjadi pedoman internal, tetapi juga diharapkan mampu mendorong terciptanya inovasi produk perlindungan yang beretika dan sesuai kebutuhan masyarakat modern.
Menurutnya, keberkahan dalam layanan akan hadir apabila perusahaan berorientasi pada kemanfaatan yang luas.
Apresiasi terhadap langkah ini juga datang dari Dewan Syariah Nasional–MUI. Wakil Ketua Badan Pelaksana Harian DSN–MUI, Adiwarman A. Karim, menyatakan bahwa penerapan Maqasid Syariah oleh Allianz Syariah merupakan contoh konkret bagaimana prinsip syariah dapat menjadi pembeda dan memberikan nilai tambah di industri asuransi.
Dirinya menekankan bahwa syariah bukan semata aturan hukum, melainkan prinsip yang menghadirkan manfaat nyata.
Public figure sekaligus nasabah Allianz Syariah, Zaskia Adya Mecca, turut menilai bahwa nilai Maqasid Syariah sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
"Upaya menjaga keluarga, mengelola keuangan, hingga merawat generasi mendatang merupakan bagian dari nilai inti Maqasid Syariah yang kini diterjemahkan oleh Allianz Syariah melalui produk dan layanannya," ujar Zaskia.
Dalam dua tahun perjalanannya berdiri sebagai perusahaan asuransi jiwa syariah mandiri, Allianz Syariah telah memperluas akses perlindungan kepada jutaan keluarga Indonesia. Perusahaan juga agresif meningkatkan literasi keuangan syariah melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










