Akurat

OJK Optimistis Kredit Tumbuh Seiring Permintaan dan Belanja Pemerintah

Demi Ermansyah | 10 September 2025, 22:50 WIB
OJK Optimistis Kredit Tumbuh Seiring Permintaan dan Belanja Pemerintah

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, meski terdapat penyesuaian target pertumbuhan kredit pada Rencana Bisnis Bank (RBB), optimisme terhadap prospek penyaluran kredit tetap tinggi.

OJK memandang perlambatan yang terjadi belakangan ini lebih bersifat siklus ekonomi, bukan pelemahan jangka panjang.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan optimisme perbankan terlihat dari hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) Triwulan III 2025. Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) tercatat 83, yang mencerminkan keyakinan bahwa permintaan kredit akan meningkat.

Baca Juga: Saham Big Bank Anjlok Usai Pergantian Menkeu, OJK Sebut sebagai Siklus Jangka Pendek

“Prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih positif serta percepatan belanja pemerintah menjadi pendorong minat investasi domestik, sehingga kredit diperkirakan kembali tumbuh,” ujar Dian, Rabu (10/9/2025).

Sejalan dengan itu, aktivitas manufaktur juga menunjukkan perbaikan. PMI Manufaktur Indonesia naik menjadi 51,5 pada Agustus 2025, menandakan ekspansi produksi. Kondisi ini memberi sinyal bahwa sektor riil akan kembali aktif, membuka ruang permintaan pembiayaan baru.

OJK menekankan, ruang likuiditas perbankan masih memadai dengan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) berada di rentang sehat, 78–92%. Hal ini memperkuat kapasitas bank untuk melanjutkan ekspansi kredit.

Baca Juga: Kondisi Global Diliputi Ketidakpastian, OJK Berharap Menkeu Baru Bisa Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Di sisi lain, kinerja kredit pada Juli 2025 mencatat pertumbuhan 7,03% (yoy), sementara undisbursed loan naik lebih tinggi 9,52%. Fakta ini menjadi indikasi adanya permintaan yang siap terealisasi pada kuartal berikutnya.

Dengan landasan tersebut, OJK percaya bahwa kredit akan tetap menjadi motor penting dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2025.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.