Akurat

Bitcoin dan Etherium Masih Jadi Primadona Investor di 2025 Karena Ini

Hefriday | 7 September 2025, 15:24 WIB
Bitcoin dan Etherium Masih Jadi Primadona Investor di 2025 Karena Ini

AKURAT.CO Perjalanan aset kripto sepanjang 2025 berlangsung penuh gejolak. Fluktuasi harga yang tajam membuat banyak investor terombang-ambing antara rasa optimisme dan kekhawatiran. 

Meski tidak ada yang mampu memastikan koin mana yang paling menguntungkan, sejumlah strategi tetap bisa membantu memperbesar peluang, seperti mengikuti pergerakan pemilik aset besar (whale) atau fokus pada proyek yang memiliki kegunaan nyata dan dukungan komunitas kuat.
 
Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (7/9/2025), di tengah ketidakpastian tersebut, ternyata dua aset digital terus menarik perhatian pasar, yakni Bitcoin dan Ethereum.
 
Keduanya dinilai memiliki fundamental kuat serta dukungan ekosistem yang luas, sehingga tetap menjadi pilihan utama banyak trader dan investor di seluruh dunia.
 
 
Bitcoin, sebagai mata uang kripto terbesar, kembali menunjukkan dominasinya di tahun ini. Pada pertengahan Agustus 2025, harga Bitcoin sempat menyentuh rekor tertinggi baru di level USD124.000, setelah memulai tahun di kisaran USD104.600. 
 
Meskipun kemudian terkoreksi sekitar 12%, BTC masih bertahan di level USD108.700 pada awal September, sebuah konsolidasi yang dianggap sehat oleh analis.
 
Kenaikan Bitcoin kali ini tidak hanya digerakkan oleh sentimen pasar, tetapi juga didukung faktor fundamental. Pemangkasan suku bunga di Amerika Serikat, turunnya tekanan inflasi, serta aliran dana besar dari instrumen ETF menjadi pendorong utama. 
 
Masuknya investor institusional serta perusahaan besar seperti Tesla juga memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset investasi jangka panjang.
 
Selain itu, regulasi yang semakin jelas di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, memberikan kepastian hukum bagi para pelaku pasar. Hal ini menambah keyakinan bahwa Bitcoin masih berpotensi menguat hingga akhir tahun. 
 
Beberapa analis bahkan memperkirakan harga bisa menembus kisaran USD150.000 hingga USD160.000 pada penutupan 2025, meskipun tetap diiringi risiko volatilitas.
 
Sementara itu, Ethereum menjadi altcoin dengan sorotan paling besar tahun ini. Dalam sebulan terakhir, ETH mencatat kenaikan harga hingga 25%. 
 
Pada awal September, koin ini bergerak di kisaran USD4.400, menandakan adanya konsolidasi yang cukup kuat setelah tren kenaikan.
 
Momentum positif Ethereum didukung oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah pembaruan besar bernama Fulu-Osaka (Fusaka) yang diharapkan meningkatkan efisiensi jaringan serta mendorong adopsi lebih luas. 
 
Peningkatan kapasitas ini membuat Ethereum tetap menjadi pilihan utama bagi ekosistem DeFi, NFT, dan aplikasi berbasis kontrak pintar.
 
Selain itu, Ethereum juga mulai banyak digunakan dalam produk-produk keuangan tradisional. Kehadiran ETF berbasis Ethereum dan alokasi dana perusahaan besar ke dalam jaringan ini semakin memperkuat kredibilitasnya di mata investor institusi.
 
Hal ini diperkirakan akan menambah arus modal masuk dan mendukung stabilitas harga di masa mendatang.
 
Baik Bitcoin maupun Ethereum kini tidak hanya dipandang sebagai instrumen spekulatif, tetapi juga sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset global.
 
Dengan dukungan komunitas yang kuat, adopsi institusional, serta inovasi teknologi berkelanjutan, keduanya diprediksi akan tetap menjadi pemain utama di industri kripto.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa