Bitcoin vs Emas: Mana yang Lebih Untung?

AKURAT.CO Di era digital seperti sekarang, dua aset ini terus jadi bahan diskusi hangat di kalangan investor muda: emas yang legendaris, dan Bitcoin yang dijuluki sebagai “emas digital”. Tapi, mana yang sebenarnya lebih menguntungkan dalam 5 tahun terakhir? Apakah Bitcoin benar-benar mampu menggantikan posisi emas?
Kenapa Bitcoin Disebut Emas Digital?
Bitcoin dijuluki sebagai digital gold karena memiliki karakteristik mirip emas:
-
Jumlahnya terbatas (maksimal 21 juta BTC)
-
Tidak dikeluarkan oleh bank sentral
-
Disebut-sebut sebagai lindung nilai terhadap inflasi
Beberapa tokoh dan institusi yang sudah menyebut Bitcoin sebagai “emas digital”:
-
Michael Saylor (MicroStrategy): “Bitcoin adalah bentuk energi moneter yang tersimpan.”
-
Winklevoss Twins (pendiri Gemini): “Bitcoin adalah versi emas yang lebih baik.”
-
Fidelity Digital Assets dan J.P. Morgan: keduanya telah merilis laporan yang menyamakan Bitcoin dengan emas sebagai aset safe haven.
Tapi seberapa kuat julukan ini jika dibandingkan dengan data investasi nyata?
Data Imbal Hasil 5 Tahun Terakhir: Bitcoin Unggul Jauh
Mari kita bandingkan harga kedua aset ini dalam jangka waktu 5 tahun, berdasarkan data kamu:
| Aset | Harga 6 Agustus 2020 | Harga 6 Agustus 2025 | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|
| Emas | US$2.063 / troy ounce | US$3.368 / troy ounce | +63,3% |
| BTC | US$11.773 | US$114.979 | +876,9% |
???? Sumber: Riset mandiri berdasarkan harga historis dari pasar global per 6 Agustus 2025.
Kesimpulan:
-
Dalam 5 tahun terakhir, Bitcoin menghasilkan return hampir 9x lipat dibanding emas.
-
Meski volatil, Bitcoin memberi potensi pertumbuhan luar biasa bagi investor yang tahan risiko.
Baca Juga: Tips Sebelum Berinvestasi Bitcoin
Baca Juga: Trading Kripto Bikin Banyak Orang Rungkad, Ini Alasannya dan Tips untuk Menghindarinya!
Risiko Investasi: Emas vs Bitcoin
Setiap aset punya “harga” yang harus dibayar, bukan cuma dari sisi uang, tapi juga dari sisi mental.
Risiko Emas:
-
Harga naik lambat, cenderung stagnan
-
Dipengaruhi gejolak geopolitik
-
Tidak cocok untuk pertumbuhan agresif
Risiko Bitcoin:
-
Volatilitas ekstrem: fluktuasi harian bisa belasan persen
-
Masih di bawah pengawasan regulasi
-
Risiko kehilangan (wallet/hack) lebih tinggi jika tak paham teknologi
???? Intinya: Bitcoin cocok untuk kamu yang cari pertumbuhan cepat dan siap menghadapi naik-turunnya harga. Emas cocok untuk stabilitas dan proteksi jangka panjang.
Cocok untuk Siapa?
| Karakter Investor | Pilihan Cocok |
|---|---|
| Konservatif, anti risiko | Emas |
| Ingin stabilitas jangka panjang | Emas |
| Berani ambil risiko tinggi | Bitcoin |
| Melek digital & teknologi | Bitcoin |
Banyak investor muda sekarang menerapkan strategi kombinasi: emas untuk lindung nilai, Bitcoin untuk pertumbuhan agresif.
Jadi, Mana yang Lebih Baik?
Kalau kita hanya bicara soal angka, Bitcoin jelas menang telak dari sisi return investasi.
Tapi kalau kamu bicara soal kestabilan, kepercayaan jangka panjang, dan minim risiko, emas masih jadi andalan.
ā Yang paling penting: sesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan kamu.
Penutup: Pilih Sesuai Tujuan, Bukan Tren
Emas dan Bitcoin bukan soal mana yang lebih "keren", tapi mana yang lebih sesuai dengan strategi keuanganmu. Kalau bisa, miliki keduanya sebagai bentuk diversifikasi aset.
Kalau kamu tertarik dengan perkembangan dunia investasi, kripto, dan keuangan digital lainnya, pantau terus artikel terbaru di Akurat.co.
Baca Juga: Sambut Aturan Pajak Terbaru Kripto, Tokocrypto: Efisien
Baca Juga: AS Perkuat Regulasi Kripto, Incar Posisi Pemimpin Global Blockchain
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









