Akurat

Prediksi Grok AI, Bitcoin Bisa Tembus Rp1,6 Miliar Akhir 2025

Hefriday | 25 Juli 2025, 11:00 WIB
Prediksi Grok AI, Bitcoin Bisa Tembus Rp1,6 Miliar Akhir 2025

AKURAT.CO Dunia cryptocurrency kembali diramaikan dengan kabar mengejutkan menjelang paruh kedua tahun 2025.

Grok AI, sistem kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh perusahaan xAI milik Elon Musk, merilis prediksi harga terbaru untuk sejumlah aset digital, termasuk Bitcoin (BTC), XRP, dan Dogecoin (DOGE).

Prediksi tersebut langsung mengguncang pasar dan menarik perhatian para investor serta pengamat industri kripto di seluruh dunia.

Dikutip dari laman Pintu, Jumat (25/7/2025), prediksi dari Grok AI menyebutkan bahwa Bitcoin berpotensi melesat hingga menembus harga USD100.000 atau setara dengan Rp1,63 miliar per koin pada akhir tahun ini.

Baca Juga: Pemerintah Revisi Pajak Kripto untuk Maksimalkan Penerimaan Negara

Kenaikan ini dinilai sebagai dampak dari meningkatnya adopsi institusi global dan terbatasnya suplai aset digital tersebut. Para analis bahkan menyebut momentum ini sebagai peluang ‘sekali seumur hidup’ yang jarang terjadi dalam dunia investasi digital.

Tak hanya Bitcoin, XRP juga diperkirakan mengalami lonjakan harga signifikan. Grok AI memproyeksikan XRP akan menyentuh angka USD5 atau sekitar Rp81.660, menjadikannya level tertinggi sepanjang sejarah aset tersebut.

Sedangkan Dogecoin, aset kripto yang kerap dijuluki ‘koin lelucon’ namun memiliki basis komunitas kuat, diprediksi bisa mencapai USD1 atau Rp16.332 per koin, berkat dukungan konsisten dari Elon Musk dan komunitasnya.

Grok AI menjadi pusat perhatian karena kemampuannya dalam mengolah big data, membaca pola psikologis pasar, hingga menganalisis sentimen investor secara real-time.

Berbeda dengan sistem analitik konvensional, Grok AI diklaim mampu mengadaptasi prediksinya terhadap berbagai perubahan, mulai dari kondisi ekonomi makro global, regulasi pemerintah, hingga perkembangan teknologi blockchain.

Baca Juga: Pemerintah Ubah Status Kripto Jadi Instrumen Keuangan

Teknologi cerdas ini telah digunakan tidak hanya oleh trader ritel, tetapi juga oleh perusahaan besar yang membutuhkan pandangan strategis dalam menyusun keputusan investasi mereka di dunia aset digital.

Kombinasi antara machine learning dan akses terhadap data pasar yang luas menjadikan Grok AI sebagai alat bantu yang sangat relevan di tengah dinamika kripto yang penuh ketidakpastian.

Meski begitu, para pelaku pasar diimbau untuk tetap berhati-hati. Prediksi yang tinggi memang menjanjikan keuntungan besar, namun risiko kerugian pun tidak bisa diabaikan.

Fluktuasi harga yang tinggi dalam pasar kripto sering kali membuat aset digital rentan terhadap gejolak, baik karena faktor teknis, sentimen, maupun spekulasi yang berlebihan.

Investor disarankan untuk menyiapkan strategi investasi yang matang dan tidak hanya bergantung pada euforia pasar. Diversifikasi aset, pemanfaatan fitur investasi seperti staking dan saving, serta pemantauan rutin terhadap portofolio menjadi langkah penting dalam mengelola risiko.

Platform seperti Pintu Earn, misalnya, menawarkan imbal hasil pasif melalui bunga harian atau mingguan dari aset digital yang dikunci.

Di tengah potensi bull run besar yang sedang ditunggu-tunggu, penting juga bagi investor untuk menjaga kedisiplinan dan tidak terpancing oleh prediksi yang bersifat spekulatif. Pemahaman terhadap teknologi, tren pasar, dan faktor fundamental dari masing-masing aset menjadi kunci keberhasilan dalam memanfaatkan momen krusial ini.

Sejarah mencatat bahwa pasar kripto sering mengalami siklus boom and bust yang ekstrem. Namun, saat teknologi seperti Grok AI memperkirakan potensi besar dalam waktu dekat, pasar kripto mungkin sedang memasuki babak baru dalam evolusinya.

Jika proyeksi tersebut menjadi kenyataan, maka tahun 2025 bisa menjadi tonggak penting dalam sejarah keuangan digital global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi