AKURAT.CO Dunia kripto kembali diguncang sejumlah peristiwa penting yang terjadi sepanjang pekan ini.
Mulai dari aksi pembelian besar-besaran Bitcoin oleh perusahaan Strategy (dulu MicroStrategy), kembalinya Nexo ke pasar Amerika Serikat, hingga perkembangan terbaru dalam kasus hukum Alex Mashinsky, pendiri Celsius Network.
Perusahaan teknologi keuangan Strategy mengumumkan pembelian tambahan sebesar 15.355 unit Bitcoin dengan nilai lebih dari USD1,42 miliar. Pembelian ini dilakukan dengan harga rata-rata USD92.737 per Bitcoin.
Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Kripto Sentuh USD3 Triliun, Bitcoin dan Ethereum Melonjak
Dengan tambahan tersebut, total kepemilikan Strategy kini mencapai 553.555 BTC, atau sekitar 2,5% dari total suplai Bitcoin di dunia.
Dikutip dari laman Crypto, dalam paparan pendapatan kuartalannya pada 1 Mei lalu, Executive Chairman Strategy, Michael Saylor, kembali menegaskan keyakinannya terhadap masa depan Bitcoin.
Ia bahkan menyebut volatilitas aset kripto ini bukan sebagai hambatan, melainkan peluang.
“Lebih dari 70 perusahaan publik kini turut serta dalam perburuan emas digital,” ujar Saylor dalam keterangannya, Minggu (4/5/2025).
Analis memperkirakan, Strategy dapat mengakhiri tahun 2025 dengan total kepemilikan Bitcoin sebanyak 691.249 BTC. Prediksi ini naik dari estimasi sebelumnya yang hanya sebesar 601.029 BTC.
Meski dianggap sebagai langkah yang berisiko, banyak investor masih optimistis terhadap strategi jangka panjang perusahaan ini.
Sementara itu, platform pinjaman kripto Nexo resmi kembali beroperasi di Amerika Serikat setelah dua tahun vakum.
Sebelumnya, Nexo menghentikan layanannya di Negeri Paman Sam usai menyelesaikan denda sebesar USD45 juta dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) terkait produk pinjaman yang tidak terdaftar.
Kini, Nexo akan menawarkan kembali berbagai layanannya di AS, termasuk produk tabungan dengan imbal hasil tinggi serta pinjaman berbasis aset digital.
Kembalinya Nexo ke pasar AS dianggap sebagai upaya ekspansi lanjutan setelah memperkuat posisi mereka di pasar Eropa.
Dalam lain hal, proses hukum terhadap Alex Mashinsky terus berlanjut. Jaksa federal meminta agar pendiri Celsius tersebut dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas perannya dalam kejatuhan platform pinjaman kripto yang menyebabkan kerugian besar bagi para investor.
Sejumlah korban bahkan mendesak hukuman penjara seumur hidup.
Masih dari ranah regulasi, SEC mengumumkan penundaan keputusan atas pengajuan ETF untuk XRP dan Dogecoin. Bitwise Dogecoin ETF dijadwalkan akan ditentukan pada 15 Juni, sementara Franklin XRP Fund pada 17 Juni.
Penundaan ini menambah panjang daftar ketidakpastian regulasi atas produk-produk kripto di AS.
Sementara itu, lembaga nonprofit State Democracy Defenders Action melaporkan bahwa mantan Presiden AS, Donald Trump, dan keluarganya kini memiliki kekayaan hingga USD2,9 miliar dari aset digital.
Laporan tersebut juga mengungkap adanya kesepakatan antara perusahaan logistik Freight Technologies dengan investor institusi untuk membeli token digital resmi Trump.
Tak ketinggalan, proyek identifikasi biometrik berbasis blockchain, Worldcoin (WLD), yang digagas CEO OpenAI Sam Altman, mengumumkan peluncuran resminya di enam kota besar AS.
Pengguna akan menerima mata uang kripto gratis dengan imbal balik data biometrik mereka, termasuk pemindaian retina.
Di tengah dinamika tersebut, Tether melaporkan keuntungan kuartal pertama 2025 sebesar USD1 miliar, meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Perusahaan ini juga menyatakan rencananya untuk meluncurkan stablecoin khusus pasar AS pada akhir 2025 atau awal 2026, tergantung perkembangan legislasi.
Satu kejadian menarik datang dari bursa kripto Kraken, yang menemukan pelamar kerja yang diduga sebagai agen Korea Utara.
Alih-alih menghentikan wawancara, Kraken terus memprosesnya untuk mengumpulkan informasi taktik siber dari negara tersebut.
Terakhir, penyelidik blockchain ZachXBT berhasil membantu memulihkan USD7 juta dari total USD330 juta Bitcoin yang dicuri dari seorang pemilik awal (OG Bitcoiner).
Proses pelacakan melibatkan Binance dan enam bursa kripto lainnya, setelah pelaku mencoba mencuci dana melalui Monero, koin yang dikenal dengan fitur privasi tingginya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









