Masa Kejayaan Mulai Redup, Pasar Meme Coin Terjun Bebas

AKURAT.CO Pasar meme coin yang sempat merajai dunia kripto kini mengalami kemerosotan tajam. Dalam beberapa bulan terakhir, nilai kapitalisasi pasar aset digital berbasis meme ini anjlok drastis, menimbulkan pertanyaan mengenai masa depannya di industri kripto.
Dikutip dari laman Investor, Kamis (6/3/2025), dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, kapitalisasi pasar meme coin turun 56,8%, dari puncaknya di USD125 miliar pada 5 Desember 2024 menjadi hanya USD54 miliar per 5 Maret 2025. Fenomena ini berbanding terbalik dengan tren tahun lalu, di mana meme coin mengalami lonjakan luar biasa hingga 500% dalam kapitalisasi pasar.
Sebagai pionir di sektor ini, Dogecoin (DOGE) tak luput dari tren negatif. Dalam satu bulan terakhir, harga DOGE turun 21,7%, menandakan lemahnya sentimen pasar terhadap aset kripto berbasis meme.
Hal serupa terjadi pada Shiba Inu (SHIB), meme coin terbesar kedua setelah Dogecoin. Dalam periode yang sama, SHIB mengalami penurunan 10,6%. Tidak hanya dua koin utama ini, sepuluh besar meme coin lainnya juga mencatatkan tren penurunan, memperjelas bahwa situasi ini bukan hanya terjadi pada satu atau dua aset saja.
Baca Juga: Transaksi Kripto Melesat Usai Peralihan ke OJK, Investor Kian Percaya
Penurunan harga tidak hanya terlihat dari kapitalisasi pasar, tetapi juga dari volume perdagangan yang berkurang drastis. Dalam satu bulan terakhir, transaksi meme coin merosot hingga 26,2%, mengindikasikan berkurangnya aktivitas spekulatif di pasar.
Selain itu, berdasarkan data dari Google Trends, pencarian untuk kata kunci "meme coin" mengalami penurunan signifikan. Jika pada Januari 2025 skor pencariannya mencapai 100 (puncak tertinggi), kini hanya 8. Tren ini menunjukkan bahwa minat publik terhadap meme coin mulai memudar seiring dengan penurunan nilai pasar.
Banyak analis percaya bahwa penurunan ini menandai berakhirnya era "supercycle" atau siklus pertumbuhan besar-besaran dalam pasar meme coin. Tahun lalu, investor ritel dan komunitas kripto masih berlomba-lomba membeli aset ini karena dianggap sebagai "peluang emas" di industri digital.
Namun, dengan volatilitas tinggi dan kurangnya fundamental yang kuat, meme coin kini menghadapi tekanan besar. Beberapa investor bahkan mulai mengalihkan dana mereka ke aset kripto yang lebih stabil seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
Kemerosotan meme coin tidak hanya berdampak pada investor individu, tetapi juga platform perdagangan dan proyek kripto yang selama ini tumbuh berkat popularitas koin-koin berbasis meme. Beberapa bursa kripto yang sempat memanfaatkan hype ini kini mulai mengalami penurunan aktivitas.
KRIPTOBaca Juga: Bitcoin Sentuh USD87 Ribu, Sentimen Pasar Kripto Masih Diliputi Ketidakpastian
Selain itu, skeptisisme terhadap meme coin sebagai aset investasi juga semakin meningkat. Banyak analis mulai mempertanyakan apakah aset ini hanya sekadar tren sementara atau benar-benar memiliki prospek jangka panjang dalam ekosistem kripto.
Meski mengalami penurunan drastis, beberapa pihak masih percaya bahwa meme coin belum benar-benar kehilangan daya tariknya. Sentimen pasar yang membaik atau adanya inovasi baru dalam sektor ini bisa saja mendorong pemulihan harga dalam waktu dekat.
Namun, investor kini semakin selektif dalam memilih aset kripto. Faktor fundamental dan utilitas nyata menjadi pertimbangan utama, bukan sekadar popularitas atau tren sesaat. Jika meme coin ingin kembali bersinar, maka proyek-proyek di sektor ini harus menawarkan lebih dari sekadar komunitas dan hype semata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










