Akurat

Biar Melek Keuangan Sejak Dini, Gen Z Perlu Perhatikan 15 Hal

Hefriday | 25 November 2024, 15:23 WIB
Biar Melek Keuangan Sejak Dini, Gen Z Perlu Perhatikan 15 Hal

AKURAT.CO Generasi Z, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gen Z, merujuk pada mereka yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Sebagai generasi yang tumbuh dengan teknologi canggih dan akses informasi yang mudah, Gen Z menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya dalam hal keuangan. 

Oleh karena itu, memahami dan mengelola keuangan pribadi sejak dini menjadi hal yang sangat penting bagi mereka untuk mencapai kestabilan finansial di masa depan. Dikutip dari berbagai sumber, Senin (25/11/2024), berikut rangkuman hal apa saja yang harus diperhatikan oleh Gen Z: 

1. Kebutuhan Literasi Keuangan yang Tinggi

Saat ini, literasi keuangan bukan lagi sekadar informasi tentang cara menabung atau berinvestasi. Literasi keuangan mencakup pemahaman yang lebih luas, mulai dari cara mengelola anggaran, menghindari utang konsumtif, hingga cara memanfaatkan instrumen investasi yang tepat. Gen Z, yang cenderung lebih praktis dan dinamis dalam beraktivitas, perlu memahami konsep-konsep dasar ini agar dapat membuat keputusan finansial yang bijak.

Baca Juga: Bakal Diterpa PPN 12 Persen, Gen Z Mulai Pilih Loud Budgeting

2. Tantangan Ekonomi yang Dihadapi Gen Z

Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh Gen Z adalah ketidakpastian ekonomi. Mereka mulai memasuki dunia kerja di tengah gejolak ekonomi global, fluktuasi pasar tenaga kerja, dan perubahan cara kerja yang semakin fleksibel. Banyak Gen Z yang bekerja sebagai freelancer, pekerja lepas, atau dalam pekerjaan yang tidak menuntut pekerjaan penuh waktu. Ini menciptakan ketidakpastian pendapatan yang memerlukan perencanaan keuangan yang lebih cermat.

3. Menabung dan Mengelola Pengeluaran

Kebiasaan menabung adalah salah satu dasar yang perlu dimiliki oleh setiap individu, termasuk Gen Z. Meskipun banyak dari mereka yang lebih suka belanja online atau menikmati pengalaman baru, menabung tetap menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan. Salah satu cara yang efektif untuk menabung adalah dengan menerapkan sistem anggaran yang jelas. Menyusun anggaran bulanan dan memisahkan pengeluaran untuk kebutuhan, tabungan, dan dana darurat bisa membantu Gen Z lebih disiplin dalam mengelola keuangannya.

4. Pengelolaan Utang yang Bijak

Seringkali, Gen Z terjebak dalam jebakan utang karena godaan untuk membeli barang atau jasa dengan cicilan. Meski cicilan dapat membantu dalam pembayaran barang-barang mahal, terlalu banyak utang konsumtif bisa berbahaya. Oleh karena itu, penting bagi Gen Z untuk belajar mengelola utang dengan bijak, hanya meminjam untuk kebutuhan yang mendesak, dan memastikan bahwa kemampuan untuk membayar kembali tetap terjaga.

5. Membangun Dana Darurat

Dana darurat adalah salah satu aspek penting dalam perencanaan keuangan. Dalam dunia yang serba tidak pasti, memiliki dana darurat yang cukup dapat memberikan rasa aman jika terjadi hal-hal yang tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau sakit. Idealnya, dana darurat mencakup biaya hidup untuk tiga hingga enam bulan. Gen Z perlu mulai menyisihkan sebagian pendapatan mereka untuk membangun dana darurat ini sebagai bentuk perlindungan finansial jangka panjang.

 

6. Investasi untuk Masa Depan

Investasi adalah salah satu cara terbaik untuk menumbuhkan kekayaan dalam jangka panjang. Untuk Gen Z, berinvestasi sejak dini bisa sangat menguntungkan karena mereka memiliki waktu yang lebih panjang untuk mengembangkan dana mereka. Banyak pilihan instrumen investasi yang dapat diakses oleh Gen Z, mulai dari reksa dana, saham, hingga investasi di cryptocurrency. Namun, penting untuk diingat bahwa investasi membawa risiko, dan penting untuk melakukan riset serta memahami instrumen yang dipilih.

7. Memahami Instrumen Investasi Digital

Gen Z sangat familiar dengan dunia digital dan teknologi, yang membuat mereka lebih mudah untuk mengakses berbagai instrumen investasi melalui platform online. Aplikasi investasi yang ramah pengguna telah berkembang pesat dan memungkinkan Gen Z untuk mulai berinvestasi dengan modal yang kecil. Platform ini menyediakan informasi tentang berbagai instrumen investasi, sehingga memudahkan mereka untuk memulai perjalanan investasi mereka.

8. Menabung untuk Tujuan Jangka Panjang

Menabung untuk tujuan jangka panjang, seperti membeli rumah atau pensiun, adalah hal yang penting bagi Gen Z. Dengan memulai menabung sejak dini, mereka dapat memanfaatkan kekuatan bunga majemuk untuk mengembangkan dana mereka secara signifikan dalam jangka panjang. Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan memanfaatkan produk tabungan atau investasi yang menguntungkan, seperti deposito atau saham.

9. Pendidikan Keuangan untuk Gen Z

Pendidikan keuangan di usia muda sangat penting, dan banyak sekolah atau lembaga pendidikan yang kini mulai mengajarkan dasar-dasar manajemen keuangan. Bagi Gen Z, memiliki akses ke informasi keuangan yang baik akan membantu mereka membuat keputusan yang lebih bijak terkait keuangan pribadi mereka. Tidak hanya belajar melalui formalitas pendidikan, tetapi juga melalui pengalaman dan tips dari para ahli atau mentor keuangan yang dapat memberikan panduan berharga.

10. Peran Media Sosial dalam Keuangan

Media sosial dapat berperan sebagai sumber informasi yang berharga bagi Gen Z, terutama mengenai keuangan dan investasi. Banyak influencer keuangan yang berbagi tips dan pengalaman tentang cara mengelola uang dengan bijak, berinvestasi, dan menghindari kesalahan finansial. Meski demikian, Gen Z harus bijak dalam memilih sumber informasi, memastikan bahwa mereka hanya mengikuti nasihat dari para ahli atau individu yang berkompeten di bidangnya.

11. Tantangan Investasi dalam Dunia yang Fluktuatif

Investasi memang menjanjikan, tetapi pasar keuangan juga tidak luput dari fluktuasi. Gen Z harus siap menghadapi perubahan pasar dan memahami bahwa investasi tidak selalu berjalan mulus. Oleh karena itu, mereka perlu mempersiapkan mental dan pengetahuan yang cukup agar dapat menghadapi risiko-risiko yang mungkin terjadi.

12. Mengelola Keuangan Pribadi dengan Teknologi

Teknologi telah membawa kemudahan dalam mengelola keuangan pribadi, terutama melalui aplikasi dan software yang membantu mencatat pengeluaran, merencanakan anggaran, dan memantau perkembangan investasi. Gen Z yang sudah terbiasa dengan teknologi dapat memanfaatkan berbagai aplikasi keuangan ini untuk memudahkan mereka dalam merencanakan dan mengelola keuangan dengan lebih efisien.

 

13. Pentingnya Asuransi

Asuransi adalah bentuk perlindungan finansial yang seringkali terlupakan oleh banyak orang, terutama oleh Gen Z. Namun, asuransi sangat penting untuk melindungi diri dari risiko finansial yang tidak terduga, seperti kecelakaan, sakit, atau kerugian akibat kehilangan barang. Gen Z perlu mulai memahami berbagai jenis asuransi dan memilih yang sesuai dengan kebutuhan mereka, seperti asuransi kesehatan atau asuransi jiwa.

14. Mengatur Gaya Hidup dan Konsumsi

Meskipun memiliki pendapatan lebih tinggi dari generasi sebelumnya, Gen Z harus bijak dalam mengatur gaya hidup dan konsumsi mereka. Banyak dari mereka yang tergoda untuk menghabiskan uang pada barang-barang konsumeris yang tidak mendukung kestabilan keuangan jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk belajar mengelola keinginan dan kebutuhan, serta membuat prioritas dalam pengeluaran.

15. Keuangan dan Kesejahteraan Mental

Keuangan yang sehat berhubungan erat dengan kesejahteraan mental. Gen Z sering kali mengalami tekanan terkait pekerjaan, pendidikan, dan keuangan. Oleh karena itu, memiliki perencanaan keuangan yang baik dapat mengurangi stres dan memberikan rasa aman. Mengelola uang dengan bijak tidak hanya bermanfaat untuk masa depan, tetapi juga untuk menjaga keseimbangan hidup yang lebih baik secara keseluruhan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa