Akurat

Stimulus Ekonomi China Dorong Bitcoin Kembali ke Level Rp1 Miliar

Yosi Winosa | 16 Oktober 2024, 12:10 WIB
Stimulus Ekonomi China Dorong Bitcoin Kembali ke Level Rp1 Miliar

AKURAT.CO Stimulus ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah China baru-baru ini telah menjadi katalis penting bagi pasar keuangan global, termasuk pasar kripto yang sangat fluktuatif. Stimulus ini tidak hanya berdampak pada sektor keuangan tradisional, tetapi juga memicu kenaikan signifikan di kelas aset berisiko seperti mata uang kripto. 

Berdasarkan data dari CoinMarketCap, pada Selasa (15/10/2024), harga Bitcoin berhasil menembus angka Rp1,03 miliar atau USD64.401 setelah mengalami kenaikan 2,85%. Lonjakan harga ini dianggap sebagai salah satu dampak langsung dari kebijakan stimulus yang dikeluarkan oleh Beijing, yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal mereka di tengah perlambatan ekonomi global.

Stimulus yang diluncurkan oleh pemerintah China termasuk langkah-langkah yang signifikan seperti peningkatan utang dan pelonggaran kebijakan moneter. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mendorong likuiditas dalam pasar dan memacu aktivitas ekonomi di dalam negeri. 
 
 
Namun, efek dari kebijakan ini tidak hanya dirasakan di China, tetapi juga di pasar global, khususnya di sektor kripto. Para investor kripto memandang kebijakan ini sebagai sinyal positif, yang menunjukkan bahwa pemerintah China sedang berupaya untuk mendukung perekonomian mereka, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.

Langkah-langkah kebijakan ekonomi China ini sejalan dengan tren pelonggaran kebijakan moneter global, termasuk langkah The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat yang telah memangkas suku bunga.  Kebijakan moneter yang lebih longgar ini menciptakan lingkungan yang mendukung kenaikan aset berisiko seperti kripto, karena biaya pinjaman menjadi lebih murah, sehingga likuiditas pasar meningkat.
 
Para ahli memperkirakan bahwa langkah-langkah ini akan terus menopang kenaikan harga aset digital, terutama Bitcoin, hingga akhir tahun. Tidak hanya Bitcoin yang merasakan dampak positif dari stimulus ini. Altcoin seperti Solana (SOL), Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), Binance Coin (BNB), dan Ripple (XRP) juga mengalami kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir. Solana bahkan mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 3,95%. 
 
Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi China telah memicu peningkatan sentimen positif di seluruh pasar kripto. Banyak investor yang melihat kebijakan tersebut sebagai angin segar bagi pasar, yang selama beberapa bulan terakhir menghadapi tekanan akibat ketidakpastian makroekonomi global dan pengetatan kebijakan moneter di berbagai negara.

Stimulus ekonomi China diprediksi akan memberikan dorongan lebih lanjut bagi pasar kripto, terutama menjelang momen-momen penting seperti pemilihan presiden Amerika Serikat pada November mendatang. Pemilu AS seringkali menjadi periode volatilitas bagi pasar keuangan global, termasuk kripto, dan dengan adanya stimulus China, banyak analis yang berharap bahwa momentum positif ini dapat bertahan setidaknya hingga akhir tahun. 
 
Sentimen pasar yang positif ini diperkirakan akan mendorong investor untuk lebih optimis dalam berinvestasi di aset berisiko, khususnya di sektor kripto yang dikenal memiliki potensi keuntungan yang besar, meskipun juga penuh dengan risiko.

Dengan demikian, kebijakan ekonomi China tidak hanya berhasil menopang perekonomian lokal, tetapi juga memberikan dampak signifikan pada pasar global, terutama di sektor kripto. Momentum bullish yang terjadi saat ini bisa menjadi tanda kebangkitan yang lebih luas di pasar kripto, dengan Bitcoin dan altcoin utama lainnya memimpin tren kenaikan ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.