Mantap, Bitcoin Naik 1,4 Persen
Demi Ermansyah | 31 Agustus 2024, 20:54 WIB

AKURAT.COPenurunan yang terjadi pada aset kripto dalam 24 jam terakhir mulai mereda, bahkan Bitcoin sudah kembali menguat. Meski begitu, Bitcoin masih menguji level support dan resistance di sekitar harga USD60.000.
Mengutip data dari CoinMarketcap pergerakan aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar bervariasi. Kenaikan terbesar setelah rebound dialami oleh Toncoin (TON), yang naik 5,3% dalam 24 jam terakhir, meskipun dalam seminggu masih turun 13,98% menjadi USD5,58.
Sementara itu, penurunan terdalam terjadi pada Polygon (MATIC), yang mencatat penurunan 2,96% dalam 24 jam, dan turun 17,84% dalam seminggu menjadi USD0,4393.
Bitcoin berhasil bertahan di atas level support di harga USD59.000 saat ini, dengan tren penguatan yang perlahan mulai terlihat menuju USD60.000 sebagai resistance terdekat. Bitcoin naik 1,4% dalam 24 jam, meskipun dalam seminggu masih turun 2% dan berada di harga USD59.649 (Rp924 Juta).
Secara teknikal, pergerakan harga Bitcoin menunjukkan potensi untuk melanjutkan tren sideways sebelum rebound cepat, dengan tren bearish yang masih dominan dan membentuk lower low dalam jangka pendek. Level support terkuat Bitcoin berada di USD59.000.
Ethereum (ETH) juga berada dalam tren rebound, dengan kenaikan 3,71%, meski dalam seminggu masih turun 2,78%, dan saat ini berada di harga USD2.555,61. Dogecoin (DOGE), yang dipopulerkan oleh Elon Musk, juga menguat 2,18% dalam 24 jam terakhir, dan dalam seminggu mulai menunjukkan perbaikan dengan penurunan tersisa 2,88% pada harga USD0,1013.
Cardano (ADA) juga berada dalam tren rebound, dengan kenaikan 1,22% dalam 24 jam menjadi USD0,3567, meskipun masih turun 2,40% dalam seminggu.
Di sisi lain, Polkadot (DOT) masih berada di zona merah, turun 0,98% dalam 24 jam terakhir, dan secara mingguan turun 7,51% menjadi USD4,32. Stellar (XLM) dan Avalanche (AVAX) juga masih berada di zona merah dalam 24 jam terakhir, masing-masing turun 0,95% dan 0,51%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










