4 Tips Pensiun Aman Ala Robert Kiyosaki

AKURAT.CO Masalah perencanaan dana pensiun umumnya mencakup peningkatan biaya perawatan kesehatan, penambahan Jaminan Sosial, dan memastikan biaya hidup tidak melebihi tabungan.
Selain mengetahui berapa banyak yang harus ditabung, Anda juga harus hati-hati memilih dan mengalokasikan investasi untuk keamanan finansial yang lebih baik.
Melansir dari GoBankingRates, Robert Kiyosaki selaku penulis buku populer Rich Dad Poor Dad beberapa waktu lalu kembali memberikan nasihat keuangan dalam berbagai aspek mulai dari investasi hingga kewirausahaan. Dalam blog "Rich Dad Poor Dad," dia membagikan empat tips berikut untuk perencanaan pensiun.
Baca Juga: Ingin Pensiun Dini dan Hidup dari Trading Saham? Simak 5 Tips Berikut
1. Jangan Terlalu Banyak Menyimpan Uang Tunai
Orang mungkin tergoda untuk menyimpan banyak uang tunai sebagai perlindungan dari penurunan pasar, tetapi ini bisa menjadi langkah finansial yang buruk untuk rencana pensiun yang berkelanjutan.
2. Diversifikasi dengan Cara yang Benar
Saat diversifikasi portofolio pensiun, fokus biasanya pada investasi tradisional seperti reksadana, saham, dan obligasi. Meskipun ini dapat menyeimbangkan beberapa risiko, Kiyosaki menyarankan mencari investasi alternatif untuk melindungi tabungan pensiun Anda.
3. Berinvestasi untuk Menghasilkan Arus Kas
Mempertimbangkan masalah kesehatan di usia tua, Anda mungkin tergoda untuk mendapatkan asuransi perawatan jangka panjang. Namun, premi dan batasan yang tidak terjangkau serta ketidakpastian penggunaan membuatnya kurang menarik. Misalnya, pendapatan sewa berkelanjutan dari properti investasi.
4. Meminimalkan Pembayaran Pajak
Pajak atas pendapatan investasi akan mengurangi keuntungan Anda, jadi Anda harus berusaha mengurangi atau menghindarinya. Kiyosaki menyarankan menggunakan uang sebelum pajak untuk membeli investasi dan mempelajari strategi perpajakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










