Akurat

Masinis Indonesia Mulai Operasikan Whoosh, Transfer Teknologi Berjalan Lancar

Silvia Nur Fajri | 13 Agustus 2024, 20:23 WIB
Masinis Indonesia Mulai Operasikan Whoosh, Transfer Teknologi Berjalan Lancar

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan bahwa masinis Indonesia kini mampu mengoperasikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal dengan nama Whoosh, pada kecepatan maksimum 350 km/jam. Sebelumnya, masinis lokal hanya bertugas mendampingi masinis asal China dalam pengoperasian kereta ini. 

Menurut VP Public Relations KAI, Anne Purba, masinis Indonesia sudah melakukan pengoperasian Whoosh dalam kondisi tanpa penumpang, dengan bimbingan dari pengajar berpengalaman.

"Ini adalah bukti bahwa proses transfer pengetahuan telah berjalan dengan baik sesuai harapan. Indonesia kini siap untuk mengelola dan mengoperasikan teknologi kereta cepat secara mandiri," kata Anne dikutip Selasa (13/8/2024).

Baca Juga: Whoosh Catatkan Trafik Tertinggi, Tembus 22.249 Penumpang

Menurut Anne, pencapaian ini sangat spesial karena bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-79, di mana SDM Indonesia di sektor perkeretaapian menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan kemampuan mereka. "Pencapaian ini juga menunjukkan bahwa proses alih pengetahuan dari profesional China kepada SDM Indonesia berlangsung dengan baik dan lancar," lanjutnya.

Saat ini, 39 dari 72 masinis yang disiapkan oleh KAI telah memasuki tahap dua dari pelatihan on job. Pada tahap awal, mereka hanya melakukan observasi, sedangkan pada tahap dua, mereka mulai mengoperasikan Whoosh pada saat langsir di Depo Tegalluar, kereta konfirmasi, dan kereta inspeksi dengan kecepatan penuh.

Sebelum memasuki tahap tiga, di mana mereka akan mengemudikan kereta dengan penumpang di bawah pengawasan, masinis Indonesia masih harus melewati ujian untuk menunjukkan kemampuannya dalam menerapkan SOP dan menangani kondisi darurat. Selain itu, 40 dari 78 petugas perawatan Whoosh juga telah memasuki tahap tiga dari pelatihan mereka.

Pada tahap ini, mereka telah mulai melakukan perawatan secara mandiri dengan pengawasan setelah sebelumnya melakukan observasi dan membantu perawatan sehari-hari. "Pencapaian ini menunjukkan komitmen KAI melalui KCIC dalam mengembangkan SDM Indonesia dan mendukung kesuksesan proyek kereta cepat Whoosh di Indonesia. Kami terus berkomitmen untuk memberikan layanan kereta cepat yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat Indonesia," tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.