Airbus, Indosat, dan PT SOG Tawarkan Solusi Komunikasi Kritikal di Indonesia lewat Platform Agnet

AKURAT.CO Dalam ajang pameran pertahanan terbesar di Asia Tenggara, Indo Defence 2025, tiga perusahaan besar yaitu Airbus Defence and Space, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan PT SOG Indonesia resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki kolaborasi dalam pengembangan dan penyediaan solusi komunikasi kritikal berbasis platform Agnet milik Airbus di Indonesia.
Penandatanganan ini dilakukan di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, dan dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta perwakilan dari Mabes TNI, Polri, dan sejumlah perusahaan pertahanan dari berbagai negara mitra.
MoU tersebut ditandatangani oleh Alain Ruinet, Head of Sales APAC and Program Delivery for Public Safety and Security Airbus; Lisbon Simangunsong, SVP Head of B2B Financial and Government Segment Indosat; dan Sanny Jauwhannes, Direktur PT SOG Indonesia.
Ketiga perusahaan akan melakukan studi kelayakan bersama untuk menghadirkan solusi komunikasi dan kolaborasi yang aman dan berkualitas bagi lembaga pemerintah, pertahanan, keamanan publik, serta sektor industri strategis seperti pertambangan, logistik, minyak dan gas, serta transportasi publik.
Baca Juga: Belum Punya Sertifikat Internasional, Jet C919 Sulit Saingi Pesawat Boeing dan Airbus
“Pada Rabu (11/6/2025) di Jakarta, kolaborasi ini mencerminkan komitmen kita bersama untuk mendukung transformasi digital Indonesia dengan solusi kolaborasi yang aman dan kritikal terhadap misi,” ujar Alain Ruinet. “Dengan menggabungkan keahlian global Airbus dengan kekuatan lokal dari Indosat dan PT SOG, kami menawarkan kemampuan inovatif yang meningkatkan keamanan publik dan ketahanan infrastruktur kritis di seluruh negeri,” imbuhnya.
Agnet merupakan platform komunikasi dan kolaborasi yang dirancang untuk kebutuhan operasi penting. Sistem ini mendukung komunikasi suara, video, dan data secara aman dan real-time melalui perangkat radio dua arah, ponsel pintar, tablet, dan laptop dalam satu jaringan kolaboratif. Agnet juga kompatibel dengan teknologi broadband seluler dan privat (4G/5G) serta komunikasi satelit.
Sementara itu, Lisbon Simangunsong mengatakan bahwa peran Indosat saat ini bukan hanya sebagai penyelenggara layanan telekomunikasi, tetapi juga sebagai enabler dalam layanan teknologi.
“Saat ditemui pada Rabu (11/6/2025) di lokasi acara, Indosat akan memberikan akselerasi kepada seluruh stakeholder, baik dari unsur militer (TNI AD, AL, dan AU) maupun industri vertikal seperti perminyakan dan pertambangan,” ungkap Lisbon.
PT SOG sendiri akan mendukung implementasi dengan keahlian lokalnya dalam sistem radio digital dan integrasi perangkat komunikasi lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






