Akurat

Berapa Banyak RAM yang Dibutuhkan Ponsel Android di Tahun 2025?

Petrus C. Vianney | 29 Oktober 2025, 15:55 WIB
Berapa Banyak RAM yang Dibutuhkan Ponsel Android di Tahun 2025?

AKURAT.CO Pada tahun 2025, ponsel Android hadir dengan pilihan kapasitas RAM yang semakin beragam. Di kelas flagship, beberapa model bahkan menawarkan RAM hingga 12GB, 16GB dan dalam kasus tertentu mencapai 24GB.

Sementara itu, ponsel kelas menengah umumnya dilengkapi dengan RAM 8GB hingga 12GB yang mampu mendukung berbagai aktivitas multitasking. Di sisi lain, perangkat entry-level masih bertahan dengan RAM 4GB hingga 6GB untuk kebutuhan dasar pengguna.

Perbedaan kapasitas ini menimbulkan pertanyaan, berapa banyak RAM yang sebenarnya dibutuhkan pengguna Android di masa kini. Berdasarkan hasil pengujian, RAM 8GB menjadi pilihan ideal untuk kebanyakan pengguna, sementara 12-16GB direkomendasikan bagi yang menjalankan aplikasi berat.

Random Access Memory (RAM) memiliki peran krusial dalam memastikan aplikasi dan sistem operasi berjalan dengan lancar. Semakin besar kapasitas RAM yang dimiliki, semakin banyak aplikasi yang bisa dibuka secara bersamaan tanpa membuat sistem melambat.

Sekitar sepuluh tahun lalu, ponsel Android umumnya hanya dibekali RAM 1GB. Kini, bahkan perangkat dengan harga terjangkau pun sudah menggunakan RAM minimal 4GB untuk mendukung kebutuhan pengguna modern.

Meski begitu, RAM tetap merupakan sumber daya terbatas yang bisa cepat penuh saat banyak aplikasi berjalan bersamaan. Dalam kondisi ini, Android akan mengandalkan sistem swap memory untuk mengompres data sementara, namun proses tersebut cenderung lebih lambat dan dapat menurunkan performa.

Hasil Pengujian: RAM 4GB Tidak Lagi Cukup

Dikutip dari Android Authority, Selasa (28/10/2025), pengujian dilakukan menggunakan tiga perangkat, yaitu Samsung Galaxy S21 Ultra (12GB RAM), OnePlus 9 Pro (8GB RAM) dan Pixel 3 XL (4GB RAM). Hasilnya menunjukkan perbedaan signifikan.

Galaxy S21 Ultra terbukti mampu menjalankan hingga 15 aplikasi dan game berat seperti Genshin Impact serta beberapa tab Chrome tanpa menutup aplikasi lain. Performa ini menunjukkan efisiensi manajemen memori yang sangat baik pada perangkat dengan kapasitas RAM besar.

Sebaliknya, Pixel 3 XL hanya dapat menampung tiga hingga empat aplikasi sebelum sistem menutup aplikasi lama untuk memberikan ruang bagi yang baru. Hal ini menegaskan bahwa RAM 4GB sudah tidak lagi memadai untuk kebutuhan multitasking di era modern.

Beberapa ponsel modern kini dibekali sistem pengelolaan memori cerdas seperti RAMBoost pada OnePlus 9 Pro. Fitur ini dirancang untuk mempelajari kebiasaan pengguna sehingga aplikasi yang sering digunakan dapat tetap aktif di RAM dan lebih cepat diakses.

Namun, hasil pengujian menunjukkan bahwa pengelolaan memori yang terlalu agresif justru bisa membuat aplikasi tertutup lebih cepat dari seharusnya. Hal ini dapat mengganggu pengalaman pengguna saat berpindah antar aplikasi yang seharusnya masih berjalan di latar belakang.

Selain itu, kehadiran fitur AI modern seperti Galaxy AI dan Pixel AI juga menambah kebutuhan RAM yang signifikan. Model AI seperti Gemini Nano bahkan membutuhkan sebagian kapasitas RAM untuk menjalankan fungsi seperti Smart Reply dan pemrosesan bahasa alami secara langsung di perangkat.

Kesimpulannya, RAM 6GB kini direkomendasikan untuk ponsel kelas murah. Sementara itu, 8GB sudah cukup ideal bagi sebagian besar pengguna Android.

Untuk aktivitas berat seperti gaming atau edit video, 12GB hingga 16GB menawarkan performa terbaik. Kapasitas ini juga lebih siap menghadapi kebutuhan masa depan.

Meski 16GB terlihat berlebihan, kapasitas ini tetap berguna untuk ponsel flagship. Terutama bagi perangkat lipat dan fitur AI yang lebih kompleks.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.