Cara Mudah Membuat Video AI dengan Google Veo 3

AKURAT.CO Google kembali menghadirkan inovasi kecerdasan buatan (AI) melalui Veo 3. Alat AI ini mampu mengubah teks menjadi video sinematik berkualitas tinggi.
Veo 3 merupakan pembaruan dari Veo 2. Peningkatannya mencakup kualitas gambar, pengaturan kamera dan penambahan audio yang lebih baik.
Belakangan ini, Veo 3 tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini karena kemampuannya menghasilkan video AI yang lebih realistis dan sinematik.
Jika Anda penasaran dan ingin mencoba, Veo 3 sudah bisa digunakan oleh pengguna. Berikut adalah cara menggunakannya:
1. Langganan Google AI Pro Gratis
Veo 3 hanya tersedia bagi pengguna berlangganan Google AI Pro. Harga langganannya Rp 309.000 per bulan, sebagaimana dikutip dari laman resmi Google, Rabu (11/6/2025).
Namun, pengguna dengan akun pelajar bisa mendapatkan akses gratis selama 15 bulan. Contoh akun pelajar adalah email dari universitas, seperti 'nama@universitas.ac.id.
Berikut cara klaim langganan gratis:
- Login ke akun Google di browser.
- Buka situs resmi Veo: https://deepmind.google/models/veo.
- Klik 'Try in Gemini'.
- Pilih 'Free for Student'.
- Verifikasi dengan email kampus.
Setelah terverifikasi, akun Anda akan mendapatkan akses ke Google AI Pro untuk menggunakan Veo 3.
2. Buat Video AI di Gemini
- Buka https://gemini.google.com.
- Login dengan akun yang memiliki langganan AI Pro.
- Klik menu 'Video'.
- Masukkan prompt atau deskripsi teks untuk dijadikan video.
Contoh prompt:
A high-speed drift race at night featuring two modified sports cars sliding through sharp corners, with sparks flying, neon lights reflecting off the wet asphalt, cinematic camera angles, and slow-motion effects.
Tunggu sekitar 3 hingga 5 menit hingga proses selesai. Setelah itu, video AI dapat langsung ditonton dan diunduh.
Durasi video yang dihasilkan Veo 3 saat ini masih pendek, sekitar 8 detik. Meski begitu, hasilnya tetap berkualitas tinggi dan bisa disesuaikan dengan efek suara serta sudut kamera.
Google mengingatkan agar Veo 3 digunakan secara etis. Pengguna tidak dianjurkan memakainya untuk membuat konten hoaks, meniru identitas orang lain, atau menyebarkan kebencian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









