Akurat

Ternyata Meta Pernah Bangun Sistem Sensor Konten Demi Masuk ke Tiongkok, Tapi Gagal

Petrus C. Vianney | 15 Maret 2025, 19:15 WIB
Ternyata Meta Pernah Bangun Sistem Sensor Konten Demi Masuk ke Tiongkok, Tapi Gagal

AKURAT.CO Meta dilaporkan pernah mempertimbangkan berbagai strategi kontroversial untuk memasuki pasar Tiongkok, termasuk sistem sensor konten dan berbagi data pengguna. Namun, upaya tersebut akhirnya gagal.

Menurut laporan Sarah Wynn-Williams, mantan eksekutif Meta, perusahaan ini sempat berencana memberi akses kepada pemerintah Tiongkok untuk menyaring konten. Akses itu juga memungkinkan penghapusan unggahan yang dianggap mengganggu stabilitas sosial.

Dikutip dari Mashable, Kamis (13/3/2025), Meta diduga bersedia menyimpan data pengguna di Tiongkok. Hal ini dapat mempermudah pemerintah mengakses informasi tersebut.

Facebook, yang kini menjadi bagian dari Meta, dilaporkan mengembangkan alat sensor khusus untuk Tiongkok pada 2015. Meskipun Meta tidak membantah keberadaan alat ini, perusahaan mengklaim bahwa alat tersebut tidak pernah digunakan.

Tekanan untuk melemahkan perlindungan privasi pengguna di Hong Kong juga disebut sebagai bagian dari upaya Meta untuk mendapatkan izin beroperasi di Tiongkok.

Pada akhirnya, Facebook menghentikan upayanya untuk masuk ke pasar Tiongkok pada 2019. Kini, Meta tampaknya lebih fokus pada persaingan dengan TikTok, terutama jika aplikasi asal Tiongkok tersebut dilarang atau dipaksa dijual ke perusahaan Amerika.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.