Akurat

Tingkatkan Efisiensi, Cina Gunakan AI DeepSeek di Pemerintah Daerah dan Pelabuhan

Petrus C. Vianney | 23 Februari 2025, 22:19 WIB
Tingkatkan Efisiensi, Cina Gunakan AI DeepSeek di Pemerintah Daerah dan Pelabuhan

AKURAT.CO Cina mulai mengadopsi kecerdasan buatan (AI) DeepSeek di pemerintah daerah dan pelabuhan utama untuk mendukung pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi layanan.

Tiga pelabuhan utama di Cina, termasuk Pelabuhan Ningbo-Zhoushan, telah mulai atau berencana menggunakan DeepSeek untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan.

Selain itu, beberapa pemerintah kota telah memberikan panduan kepada staf mereka tentang cara menggunakan DeepSeek dalam pengambilan keputusan, analisis dan pemecahan masalah.

Di Zhengzhou, ibu kota Provinsi Henan, kepala Partai Komunis setempat, An Wei, mendorong penggunaan AI untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih ilmiah.

Sementara itu, di Laibin, Guangxi, para pejabat menginstruksikan staf untuk belajar dan memanfaatkan teknologi AI dalam tugas sehari-hari.

Dikutip dari Trtworld, Minggu (23/2/2025), langkah Cina mengadopsi DeepSeek dinilai strategis dalam menghadapi persaingan global di industri AI.

DeepSeek sendiri telah menarik perhatian dunia karena kemampuannya menyaingi ChatGPT buatan OpenAI dengan biaya lebih rendah.

Popularitasnya pun melonjak di toko aplikasi seluler global, bahkan mengungguli ChatGPT di beberapa wilayah, termasuk Amerika Serikat (AS).

Namun, DeepSeek menghadapi hambatan di beberapa negara. Korea Selatan melarang penggunaannya karena masalah privasi data, sementara Australia melarang penggunaannya di kalangan pejabat pemerintah.

Selandia Baru juga mengikuti jejak Korea Selatan dan Australia dengan melarang penggunaan DeepSeek serta aplikasi asal Cina lainnya, seperti WeChat dan CapCut, oleh anggota parlemen.

Dengan potensi besar yang dimiliki DeepSeek, Cina berharap dapat meningkatkan efisiensi pemerintahan dan daya saing di industri AI.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.