Akurat

New York Larang Aplikasi AI DeepSeek di Perangkat Pemerintah

Petrus C. Vianney | 13 Februari 2025, 18:09 WIB
New York Larang Aplikasi AI DeepSeek di Perangkat Pemerintah

AKURAT.CO Pemerintah negara bagian New York resmi melarang penggunaan aplikasi kecerdasan buatan (AI) DeepSeek di perangkat pemerintah dengan alasan keamanan data dan potensi sensor oleh pihak asing.

Keputusan ini diumumkan oleh Gubernur Kathy Hochul pada Senin (10/2/2025), seiring dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap perusahaan teknologi asal Tiongkok.

"New York akan terus berjuang untuk memerangi ancaman dunia maya, memastikan privasi dan keamanan data kami, dan melindungi dari sensor yang disponsori negara," kata Hochul, dikutip dari Mashable, Rabu (12/2/2025).

DeepSeek menjadi perbincangan sejak Januari lalu setelah meluncurkan chatbot berbasis model AI DeepSeek R-1.

Aplikasi ini dengan cepat meraih popularitas di App Store Apple berkat kemampuannya yang lebih unggul dalam tugas teknis dibandingkan ChatGPT dari OpenAI.

Selain itu, DeepSeek dapat digunakan secara gratis, tidak seperti ChatGPT yang memiliki versi berbayar.

Keberhasilan DeepSeek memicu kekhawatiran di industri teknologi Amerika Serikat (AS), terutama karena dikembangkan dengan biaya lebih rendah dibandingkan model AI OpenAI.

Bahkan, saham Nvidia sempat mengalami penurunan karena investor mulai menyadari bahwa pengembangan AI masa depan mungkin tidak memerlukan GPU dalam jumlah besar seperti yang selama ini digunakan perusahaan AS.

Namun, yang menjadi perhatian utama pemerintah AS adalah potensi sensor dan pengawasan yang dilakukan DeepSeek. Beberapa laporan menyebutkan adanya pembatasan konten terkait kritik terhadap pemerintah Tiongkok.

Pejabat AS juga mengkhawatirkan kemungkinan penggunaan aplikasi ini untuk mengumpulkan data pengguna dan mencuri informasi teknologi sensitif.

New York bukan satu-satunya yang mengambil tindakan terhadap DeepSeek. Pada Januari lalu, Texas juga melarang penggunaan aplikasi AI asal Tiongkok, termasuk DeepSeek, RedNote dan Lemon8, di perangkat pemerintah.

Selain itu, dua anggota parlemen AS, Josh Gottheimer dan Darin LaHood, mengajukan rancangan undang-undang bertajuk No DeepSeek on Government Devices Act, yang bertujuan melarang penggunaan DeepSeek di perangkat pemerintah federal.

Larangan terhadap DeepSeek mengingatkan pada kebijakan terhadap TikTok, yang dilarang di perangkat pemerintah AS sejak 2023 dan akhirnya dilarang secara nasional pada Januari 2025.

Meski ada upaya negosiasi, aplikasi berbagi video tersebut bisa sepenuhnya keluar dari pasar AS jika tidak memenuhi persyaratan keamanan yang ditetapkan.

Keputusan untuk membatasi DeepSeek menunjukkan meningkatnya kekhawatiran pemerintah AS terhadap teknologi AI yang berasal dari Tiongkok, terutama terkait potensi pengawasan dan keamanan data pengguna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.