Akurat

Strategi Pemanfaatan AI Dinilai Penting, Indonesia Tertinggal dari Negara Maju?

Leo Farhan | 8 Februari 2025, 20:30 WIB
Strategi Pemanfaatan AI Dinilai Penting, Indonesia Tertinggal dari Negara Maju?

AKURAT.CO Negara-negara maju telah menyiapkan strategi konkret dalam membangun ekosistem Artificial Intelligence (AI) mereka.

Mereka tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga investasi di bidang infrastruktur, pendidikan, serta insentif untuk sektor swasta.

Jika Indonesia ingin bersaing di era digital, maka strategi serupa harus segera diimplementasikan.

Hal ini disampaikan pendiri AI3 (Artificial Intelligence Implementation Initiative), Sony Subrata bahwa keterlambatan dalam mengadopsi AI akan memperbesar kesenjangan ekonomi dan teknologi dengan negara-negara lain.

"Jika Indonesia ingin bersaing secara global, kita harus mengambil langkah serupa dan kita harus mulai sekarang," ujarnya di Jakarta, Senin (03/02/2025).

Menurut Sony, salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan implementasi AI adalah sumber daya manusia yang siap beradaptasi dengan teknologi ini.

Di berbagai negara maju, pelatihan AI sudah menjadi bagian dari kurikulum di sekolah dan universitas. Namun, di Indonesia, edukasi terkait AI masih sangat terbatas.

"Kita perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan AI. Tanpa tenaga kerja yang siap, AI hanya akan menjadi teknologi yang digunakan oleh segelintir orang, sementara yang lain tertinggal," tandas Sony.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.