Waspada! Penipuan Penggalangan Dana Palsu Mengatasnamakan CEO Telegram Pavel Durov

AKURAT.CO Kaspersky baru-baru ini menemukan adanya penipuan yang memanfaatkan berita tentang Pavel Durov, pendiri Telegram, yang dikabarkan ditahan di Prancis.
Para penipu memanfaatkan situasi ini untuk menyebarkan email palsu yang meminta sumbangan guna mendukung pembelaan hukum Durov. Namun, tidak ada penggalangan dana resmi yang dilakukan oleh tim Durov.
Para penipu menyamar sebagai organisasi hak asasi manusia dan mengajak orang untuk berdonasi melalui dompet kripto. Mereka menggunakan berbagai variasi pesan untuk menghindari deteksi filter spam, termasuk mengubah nama organisasi yang mereka klaim wakili.
Kaspersky mengingatkan untuk selalu waspada terhadap permintaan donasi yang tidak jelas dan memastikan informasi berasal dari sumber resmi.
Pakar keamanan email di Kaspersky, Andrey Kovtun, menyarankan untuk selalu memeriksa ulang sebelum mengirimkan donasi.
"Jangan pernah mempercayai email yang ditulis dalam bahasa dan format primitif, terutama jika tim resmi belum mengumumkan upaya penggalangan dana apa pun," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Kamis (29/8/2024).
Untuk menghindari penipuan, pastikan untuk:
- Memverifikasi sumber permintaan donasi.
- Waspada terhadap tanda bahaya seperti tata bahasa yang buruk atau pesan mendesak.
- Menghindari donasi melalui aset kripto tanpa verifikasi keabsahan penerima.
- Mengandalkan hanya pengumuman resmi dari sumber terpercaya.
Dengan kewaspadaan yang tinggi, pengguna dapat menghindari menjadi korban penipuan yang memanfaatkan situasi sensitif ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









