AKURAT.CO - Dalam rangka program Literasi Digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyelenggarakan webinar mengenai penguatan keterampilan digital masyarakat Indonesia bernama #MakinCakapDigital 2024 untuk segmen komunitas di wilayah Jawa Tengah dengan "Mengenal Kejahatan Digital Phising" pada Selasa (26/3/2024).
Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya untuk berbagai bidang antara lain Dosen dan Peneliti di Prodi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yanti Dwi Astuti, Dosen Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan Anang Masduki, dan Dosen Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Parahyangan Trisno Sakti Herwanto.
Adapun komunitas yang ikut serta dalam webinar Selasa (26/3/2024) adalah Komunitas Sepeda Yogyakarta & Komunitas Nonton Bareng Yogyakarta.
"Internet seperti pisau bermata dua, ada manfaat positif seperti memudahkan komunikasi dan pencarian informasi, tetapi ada pula dampak negatif seperti hoaks, pornografi, penipuan online atau phising," kata Yanti.
Yanti menyampaikan, phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan melalui email, pesan teks atau situs web palsu.
Data yang menjadi sasaran phising umumnya berupa data pribadi (nama, usia, alamat), data akun (username dan password), dan data finansial (informasi kartu kredit, rekening).
Modus phising yang patut dicurigai yakni jika ada tanda-tanda seperti iming-iming berbau uang atau hadiah, email yang minta segera dibalas, adanya tautan hyperlink dengan karakter aneh dan singkatan, domain yang dibuat semirip mungkin, serta lampiran email mencurigakan.
Kejahatan phising umumnya memanfaatkan cara berpikir seseorang, dengan memanipulasi emosional dan situasional. Selain itu phising dapat dengan mudah terjadi ketika ada kelemahan sistem.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








