Akurat

Lindungi Diri Dari Cyber Crime, Begini Cara Menghapus Jejak Digital

Deni Muhtarudin | 31 Oktober 2023, 09:09 WIB
Lindungi Diri Dari Cyber Crime, Begini Cara Menghapus Jejak Digital

AKURAT.CO Menghilangkan jejak digital tentu menjadi hal yang penting saat ini. Pasalnya, jejak digital kini menjadi salah satu aspek penilaian diri seseorang.

Oleh karena itu, kamu harus mengetahui cara menghapus jejak digital.

Cara menghapus jejak digital bukan lah perkara yang sulit. Namun sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui caranya.

Padahal, dengan menghapus jejak digital, kamu bisa melindungi diri dari kejahatan dunia maya atau cyber crime.

Baca Juga: Jaga Rekam Jejak Digital, Bijak Dalam Berkonten

Berikut cara menghapus jejak digital agar data-data pribadimu tetap aman:

1. Menggunakan Google Support

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan Google Support yang bisa diakses melalui laman https://support.google.com/legal/.

Melalui laman tersebut kamu bisa membuat permohonan pada Google untuk menghapus konten yang dianggap melanggar aturan. 

Setelah kamu mengirimkan permohonan penghapusan konten, Google akan me-review, memblokir, serta menghapus konten dan juga jejak digitalmu.

2. Menghapus riwayat pencarian

Banyak aplikasi yang menyimpan data penggunanya. Hal ini membuat aplikasi dapat dengan mudah menyinkronkan informasi ke perangkat lain.

Oleh karena itu, untuk melindungi data pribadi atau jejak digitalmu, kamu harus menghapus log pencarian dari ponsel dengan menghapus catatan di berbagai platform yang kamu miliki.

Untuk menghapus log pencarian dari ponsel tersebut, kamu bisa mengakses Google, lalu buka laman riwayat aktivitas Google, kemudian klik hapus.

3. Gunakan mode incognito

Mode incognito merupakan mode private pada browser yang bisa digunakan ketika kamu hendak melakukan penelusuran di internet.

Melalui mode ini, aplikasi yang kamu gunakan tidak akan merekam laman yang kamu kunjungi, termasuk keyword atau kata kunci yang digunakan.

Namun dengan menggunakan incognito bukan berarti membuat kamu tidak terlacak sama sekali. Sebagai contoh, kamu masih akan terekam ketika masuk ke Facebook.

Kendati demikian, hal ini masih bisa diakali dengan menggunakan VPN saat beraktivitas di dunia maya untuk benar-benar mensenyapkan jejak digitalmu di internet.

Baca Juga: Tips Menjaga Rekam Jejak Digital Tetap Positif 

4. Hapus semua cookie

Dengan menghapus cookie, situs-situs yang kamu kunjungi tidak dapat lagi dilacak. Menghapus cookie bisa dilakukan di semua browser yang dipakai, mulai dari Chrome hingga Firefox.

Namun jika menggunakan browser, kamu harus menghapus satu per satu. Jika tak ingin mengikuti proses panjang, kamu bisa gunakan alat pihak ketiga seperti Advanced System Optimizer untuk menghapusnya sekaligus.

5. Memeriksa data yang bocor

Akses internet yang semakin tinggi, membuat kebocoran data bukanlah sesuatu hal yang baru lagi. Meski demikian, kebocoran data dapat diantisipasi dengan melakukan pengecekan rutin.

Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan situs Have I Been Pwned? di https://haveibeenpwned.com. Ini merupakan layanan gratis untuk membantu pengguna internet memeriksa apakah data informasinya pernah bocor atau dikompromikan.

Caranya sangat mudah, kamu hanya perlu mengisi alamat email pada situs tersebut. Dengan begitu, kamu akan melihat data apa saja yang pernah bocor sebelumnya.

6. Menggunakan DeleteMe

Layanan DeleteMe juga dapat menjadi pilihan kamu untuk menghapus jejak digital. Kamu dapat melakukannya dengan memasukkan informasi pribadimu yang nantinya akan ditemukan dan dihapus oleh DeleteMe. 

Proses penghapusan data pribadi ini akan memakan waktu setidaknya tujuh hari setelah kamu mengirim informasi pribadimu. Nantinya, kamu akan menerima laporan penghapusan data pribadi yang telah dilakukan DeleteMe.

Melalui layanan DeleteMe, kamu juga bisa menghapus data pribadi dan jejak digitalmu setiap 3 bulan.

7. Membatasi pelacakan dari aplikasi

Tiap aplikasi memiliki pendekatan yang berbeda untuk mencatat aktivitas penggunanya. Namun, beberapa aplikasi akan menghentikan pelacakan aktivitas saat pengguna memintanya dengan mengaktifkan mode incognito.

Sebagai langkah awal terbaik untuk membatasi pelacakan dari aplikasi adalah dengan memeriksa pengaturan dan menghentikan pelacakan.

Namun jika tidak menemukan opsi ini, kamu bisa menghapus seluruh aktivitas secara manual. (Adinda Shafa Afriasti)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
W
Editor
Wahyu SK