AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum merinci barang bukti yang dari penggeledahan di Kalimantan Barat, termasuk rumah pribadi dan Rumah Dinas Gubernur Kalbar, Ria Norsan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, penyitaan dilakukan terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Kabupaten Mempawah.
“Saat ini kami belum bisa menyampaikan secara rinci barang-barang yang diamankan dan disita tersebut,” kata Budi, Senin (29/9/2025).
Selain rumah pribadi Ria Norsan, penyidik KPK juga mendatangi Rumah Dinas Bupati Mempawah serta Rumah Dinas Gubernur Kalbar. Penggeledahan tersebut dilakukan selama sepekan terakhir.
Budi menegaskan seluruh barang bukti akan dianalisis untuk kepentingan penyidikan.
"Untuk membantu mengungkap agar perkara ini menjadi terang," katanya.
Usai penggeledahan, penyidik juga memeriksa sembilan saksi. Mereka seluruhnya merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dan Direksi Teknis DAK TUD Tahun Anggaran 2015 berinisial SLM, ISB, ABD, MT, MK, FE, AS, SB dan SHR.
“Tempat pemeriksaan di Polda Kalbar,” ungkap Budi.
“Setiap keterangan dari para saksi tentunya akan membantu KPK dalam proses penyidikan perkara ini,” sambungnya.
Sebelumnya, KPK menggeledah total 16 lokasi di Kabupaten Mempawah, Sanggau dan Pontianak pada Minggu (27/4/2025).
Dalam penggeledahan itu, penyidik menemukan bukti elektronik dan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan dugaan korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mempawah.
KPK menyebut penggeledahan dilakukan berdasarkan surat penyidikan (sprindik) baru terkait dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Sekabuk–Sei Sederam dan Jalan Sebukit Rama–Sei Sederam Tahun Anggaran 2015.
Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka, meski belum diumumkan secara resmi oleh KPK. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mereka adalah Abdurahman (PNS), Lutfi Kaharuddin (Direktur Utama PT Aditama Borneo Prima), dan Idy Safriadi (PNS Kabupaten Mempawah).
Ketiganya diduga menyebabkan kerugian negara hingga Rp40 miliar. Nilai ini diperkirakan masih bertambah seiring perhitungan yang dilakukan oleh auditor.