Akurat

Ancam Akan Culik Wartawan, Bodyguard Atta Halilintar Dilaporkan ke Polres Jaksel

Dwana Muhfaqdilla | 7 September 2024, 00:16 WIB
Ancam Akan Culik Wartawan, Bodyguard Atta Halilintar Dilaporkan ke Polres Jaksel
 
AKURAT.CO Aliansi Jurnalis Video (AJV) melaporkan bodyguard Atta Halilintar, Agung, ke Polres Jakarta Selatan. Sebab, Agung diduga telah mengancam untuk menculik wartawan saat melakukan peliputan.
 
“Datang ke Polres Jakarta Selatan untuk melaporkan adanya dugaan pengancaman,” kata Kuasa Hukum AJV, Deolipa Yumara kepada wartawan, Jumat (6/9/2024).
 
 
Deolipa menjelaskan, Agung diduga telah menghalangi-halangi pekerjaan wartawan yang dilindungi undang-undang, seperti yang tertera dalam KUHP Pasal 336 Ayat (1) dan UU Pers yaitu Pasal 18 No. 40 tahun 1999. 
 
“Ancamannya adalah untuk Pasal 336 KUHP dua tahun delapan bulan. Kemudian untuk UU Pers dua tahun,” tukas dia.
 
Deolipa menegaskan, pihaknya tidak ada menerima klarifikasi maupun permohonan maaf terkait perbuatan pelaku. Menurutnya, kasus ini harus terus dikawal sampai ke persidangan.
 
"Jadi ini suatu posisi yang tidak bisa ditoleransi baik dengan kata maaf maupun dengan yang lainnya. kita akan bawa sampai meja hijau persidangan," tandasnya.
 
Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan bodyguard Atta Halilintar melontarkan dugaan ancaman kepada awak media, tersebar di media sosial.
 
Seperti diketahui, video tersebut diambil saat Atta dan Aurel melakukan laporan terhadap netizen di Polres Jakarta Selatan. 
 
Seorang pria yang mengenakan baju hijau mendadak menunjuk ke arah awak media dan meminta menghentikan sorotan kamera yang mengarah kepadanya.
 
Kala itu, awak media sedang menyorot Atta dan Aurel yang berjalan menuruni tangga dari Gedung Utama Polres Jakarta Selatan. Bodyguard itu berjalan di depan Atta dan Aurel untuk mengawal mereka. 
 
"Tolong jangan shoot saya," ujarnya sambil menunjuk ke arah wartawan.
 
 
Bukan hanya meminta menghentikan sorotan kamera kepadanya, pria tersebut mendadak melontarkan kalimat bernada ancaman kepada awak media.
 
"Sampai saya lihat ada muka saya di TV, saya culik satu orang," kata dia.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.