Akurat

Megawati Ancam Bakal Temui Kapolri jika Sekjennya Ditangkap KPK

Paskalis Rubedanto | 30 Juli 2024, 12:47 WIB
Megawati Ancam Bakal Temui Kapolri jika Sekjennya Ditangkap KPK

AKURAT.CO Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, akan menemui Kapolri, Jenderal Litsyo Sigit Prabowo, apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

Hal itu disampaikan Megawati saat menjadi pembicara utama di Mukernas Partai Perindo di MNC Tower, Jakarta, Selasa (30/7/2024).

"Jadi saya bilang sama Hasto 'sudah enggak usah takut, nanti kalau kamu diambil, aku pergi ke Kapolri', aku bilang gitu. Coba ingin apa ngomong sih Kapolri itu. Lho iyalah, enak saja. Masukin itu ke media," ujarnya sambil sedikit tertawa.

Megawati mengatakan bahwa sekarang ini banyak yang merasa takut akan intimidasi. Padahal, menurutnya, kebenaran akan selalu menang.

Baca Juga: DPR Desak Benny Ramdhani Bikin Laporan Resmi ke Presiden dan Kapolri Soal Sosok T

"Lho saya herannya sekarang kalian ini, ini maaf ya, penuh dengan rasa ketakutan. Saya pikir opo toh yo. Mbok saya kan selalu mengajarkan kebenaran is kebenaran. Satyam eva jayate. Jadi ya sudahlah, ngapain sih gitu," jelasnya.

Presiden ke-5 RI ini pun mengaku bingung seolah-olah dirinya memiliki banyak kesalahan. Namun, tidak ada yang berani menangkap.

Justru orang-orang di sekelilingnya yang dijerat kasus.

"Nah kenapa kami dibeginikan coba? Saya sampai tanya PDI Perjuangan, saya kan nanya sama ahli tata negara, pengacara, sebenarnya salah saya ini opo toh. Coba pikir, coba kalau bisa. Tapi mau ngambil saya pada enggak berani. Jadi, yang seserangnya di sekeliling saya gitu loh. Aduh, kayaknya saya ini bodoh banget ya. Saya ini cuma diem sajalah. Ya udah gitu ya gitu, biarin dah," kata Megawati.

Baca Juga: Olimpiade Paris: Datang Langsung, Prabowo Subianto Berikan Uang Pembinaan untuk Atlet

"Karena buat apa? Karena saya itu mikir kalau saya lawan, anak-anak saya itu banyak preman lho. Enggak ada takut lho. Kali ini mereka hanya bilang 'ibu sabar banget, ibu sabar banget, ibu sabar banget'. Sudah diam saja kubilang, nanti juga selesai, gitu," tambahnya.

Megawati menegaskan bahwa seluruh perjuangan dan kritik yang ia lakukan selama ini semata-mata hanya untuk bangsa dan negara.

"Karena apa? Saya bukannya untuk saya. Ini buat bangsa dan negara. Saya tidak mau bahwa negara kita dikocak kacik enggak jelas dengan aturan-aturan yang diubah semaunya sendiri," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Hasto pernah menjalani pemeriksaan oleh KPK, buntut kasus suap caleg PDIP, Harun Masiku, yang juga menjadi buronan.

Baca Juga: KPK Terbitkan Sprindik Tersangka Dugaan Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit LPEI

Kasus Harun Masiku berawal pada 2019 lalu, di mana dia menjadi tersangka suap proses Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI tahun 2019.

Sejauh ini KPK baru berhasil meringkus penerima suap yakni mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, serta pihak perantara Saeful Bachri dan Donny Istiqomah.

Sedangkan pemberi suap yakni Harun Masiku masih belum diketahui keberadaannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.